Obama Gelar Buka Puasa Bersama di Gedung Putih

Nasional / 2 September 2009

Kalangan Sendiri

Obama Gelar Buka Puasa Bersama di Gedung Putih

Lestari99 Official Writer
2923

Kerukunan umat beragama di AS ditunjukkan Barrack Obama dengan menggelar buka puasa bersama di Gedung Putih, Wahington DC, pada hari Selasa malam waktu setempat. Acara itu dihadiri oleh sekitar 90 tamu undangan yang terdiri dari duta besar negara-negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak serta tokoh-tokoh masyarakat Islam AS. Buka puasa bersama ini juga dihadiri oleh pejabat tinggi AS, antara lain Menteri Pertahanan Robert Gates, Menteri Kesehatan Kathleen Sebelius dan Jaksa Agung Eric Holder.

Setelah adzan maghrib, para undangan berbuka dengan minuman dan kurma. Para tamu beragama Islam kemudian melakukan shalat maghrib dan setelah itu bergabung dengan tamu undangan lainnya memasuki ruangan tempat mereka dijamu untuk makan malam. Menu yang disuguhkan malam itu adalah ayam panggang dan ‘mashed potato', pudding serta minuman campuran buah-buahan.

Presiden Obama kemudian tampil menyampaikan pidato singkat, yang pada intinya menyampaikan penghargaan kepada umat muslim di AS yang menurutnya banyak memberikan kontribusi kemasyarakatan. Obama juga mengingatkan bahwa berbagai agama pada intinya sama-sama membawa kebenaran. Ia menggambarkannya seperti sungai atau danau yang kesemuanya sama-sama merupakan tempat yang terdiri dari air.

Dalam kesempatan itu, Obama memuji pakaian batik yang dikenakan oleh Duta Besar RI untuk AS, Sudjadnan Parnohadingrat. Para tamu undangan memang dianjurkan untuk memakai pakaian resmi atau pakaian nasional. "Saya sengaja memakai batik agar makin banyak yang tahu bahwa batik sebenarnya berasal dari Indonesia dan merupakan ciri khas Indonesia," kata Sudjanan seperti kami kutip dari antaranews.com.

Semoga saja acara buka puasa bersama ini bisa semakin membuka mata pikiran orang-orang picik di luar sana yang menganggap Amerika hanya sebagai musuh tanpa pernah membuka hati bahwa mereka pun sebagai makhluk ciptaan Tuhan menghargai segenap umat meskipun berbeda keyakinan dengan mereka.

Sumber : antaranews
Halaman :
1

Ikuti Kami