Islam Masuk Papua, Babi Diganti Binatang Halal

Islam Masuk Papua, Babi Diganti Binatang Halal

Puji Astuti Official Writer
3754

Perkembangan Islam di daerah Papua cukup signifikan, nilai-nilai ajaran Islam merubah budaya masyarakat setempat yang telah menjadi seorang Muslim. Hal ini bisa terlihat di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Koordinator Muslim Wamena, H. Robi W.Asso, membenarkan pemberitaan ANTARA News tersebut.

"Harus diakui bahwa tidak mudah mengubah kondisi sosial kultur masyarakat Wamena yang telah berakar agar sesuai dengan tuntunan Syariat Islam," demikian ungkap H.Robi.

"Kami mulai dari generasi muda, yakni anak-anak kami asramakan, kami didik dan bina mereka secara pelan-pelan dengan nilai-nilai Islam yang langsung dilakukan dalam hidup keseharian," tambahnya.

Perubahan lain yang terjadi dari para pemeluk Islam asal Papua adalah digantinya babi dengan binatang lain yang halal sebagai mahar pernikahan. Bagi masyarakat Papua, babi merupakan binatang bernilai tinggi, jika seorang lelaki tidak memiliki babi maka dirinya tidak akan pernah menikah.

Islam masuk di Kabupaten Jayawijaya sekitar 1968 hingga 1969, dan Islam saat ini sudah berkembang hingga menjangkau 13 kampung di Wamena.

Sumber : Antara/VM

Ikuti Kami