Babak Baru Kekristenan di Kongo

Babak Baru Kekristenan di Kongo

Budhi Marpaung Official Writer
4104

Wycliffe Associates telah mengumumkan rencana untuk membangun sebuah pusat penerjemahan Alkitab di Republik Demokratik Kongo.

Pada tempat tersebut, Alkitab akan diterjemahkan ke dalam lima bahasa baru, sehingga dapat diakses oleh lebih dari 1,6 juta orang untuk pertama kalinya dalam sejarah negara di benua afrika itu.

Salah satu organisasi misi Internasional, World Vision telah menyebut kekerasan di Republik Demokratik Kongo adalah yang paling kejam sejak Perang Dunia II. Namun, Wycliffe percaya bahwa dengan memiliki Alkitab akan membantu mengurangi kekerasan, dalam bangsa yang hancur karena sering berperang itu.

"Kekerasan lambat laun semakin berkurang di Ituri, Wilayah Republik Demokratik Kongo dan sebagian Bunia " kata Bruce Smith, Presiden dan CEO Wycliffe Associates. "Ada sebuah "jendela" kedamaian dan keamanan. Jika kita bergerak dengan cepat, kami tetap dapat mendirikan satu tempat pusat penerjemahan. Umat Kristiani di Republik Demokratik Kongo memohon agar proyek pembangunan tempat pusat terjemahan tersebut agar benar-benar terealisasikan."

Upaya pembangunan tersebut memerlukan dana yang tidak sedikit yakni $100.000. Jumlah yang tentunya cukup besar bagi organisasi non-profit.

Wycliffe adalah sebuah organisasi nirlaba Internasional yang didedikasikan untuk menerjemahkan Alkitab ke dalam setiap bahasa.

Mari kita, umat Kristiani di Indonesia mendukung proyek Tuhan di Kongo agar tergenaplah kerinduan Tuhan atas dunia ini, yakni setiap makhluk bertekuk lutut menyembah Dia dan meninggikan nama-Nya.

Sumber : cbn.com/bm
Halaman :
1

Ikuti Kami