Hikmat Investasi Dari Sang Master

Investment / 23 July 2009

Kalangan Sendiri

Hikmat Investasi Dari Sang Master

Tammy Official Writer
2411
Mungkin saja tak ada seorang pun yang lebih dihormati di antara para professional investasi dibandingkan Warren Buffet, yang tetapi masih ada juga yang tidak mengenalnya di antara jutaan investor.

Meskipun ia kerap muncul dalam berbagai program berita dari waktu ke waktu, Warren lebih menyukai untuk tetap low profile dengan tinggal di kampung halamannya di Omaha, Nebraska, jauh dari kerumitan Wall Street. Ia tak pernah menulis satu buku pun mengenai investasi. Ia jarang memberikan wawancara surat kabar ataupun berbicara dengan para analis pasar.

Tetapi ketika para investor putus asa untuk saran yang tak lekang oleh waktu dari orang-orang yang sudah berpengalaman dengan jenis-jenis pasar ini dari sebelumnya, filosofi investasinya sangat layak untuk diperhatikan. Seperti berikut ini:

1. Beli untuk nilai. Warren memandang dunia bisnis terbagi dalam dua kelompok. Dalam satu kelompok adalah sejumlah kecil dari banyak bisnis indah yang dimiliki. Mereka bisa dihitung dalam menyediakan keuntungan luar biasa bagi pemilik mereka beberapa tahun setelahnya, tanpa melihat seperti apa kondisi lingkungan perekonomian. Pada kelompok kedua ada sebuah jumlah besar dari rata-rata kebanyakan bisnis yang tidak menarik untuk investasi jangka panjang, yang Warren Buffet tidak memiliki ketertarikan berapapun harganya.

2. Beli dengan sabar. Tentu saja, jika Anda berkeinginan untuk pergi berbelanja hanya ketika ada penjualan cuci gudang besar-besaran, Anda harus menunggu di antara pembelian. Keuntungan dari yang pasar saham tawarkan adalah investor bisa menunggu dalam jangka waktu tak terbatas hingga kesempatan yang tepat pun tiba.

Warren Buffet3. Beli dengan keyakinan. Adalah sangat penting untuk memiliki kepercayaan diri-sendiri yang datang dari persiapan dan pengetahuan. Faktanya adalah orang lain mungkin akan setuju atau tidak setuju dengan Anda yang membuat Anda entah benar entah salah. Anda akan menjadi benar jika fakta-fakta dan alasan Anda adalah benar.

Jika Anda kurang percaya diri, ketakutan akan mengontrol Anda dalam mengambil keputusan. Bukannya berpikir "Beli" ketika pasar sedang jatuh, Anda mungkin justru berteriak, "Beli!"

Seluruh filosofi Warren Buffet menjadikan jelas bahwa beberapa pembelian saham butuh bertahun-tahun untuk mencapai potensi mereka. Selagi Anda menunggu, Anda tidak menginginkan untuk dipaksa keluar dari posisi Anda dikarenakan Anda membutuhkan uang untuk hal lain.

Sumber : crosswalk.com
Halaman :
1

Ikuti Kami