Mungkin bagi sebagian orang tanggal 20 Juli 2009 tidak memiliki arti di dalam hidup mereka, namun tidak bagi keluarga Mocodompis. Salah seorang anggota keluarga mereka yang menjadi korban tewas akibat aksi pengeboman di Hotel JW Marriot Jumat (17/7), Evert Mocodompis telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir Senin kemarin.
Acara pemakaman Evert sendiri dilaksanakan menurut tata cara Kristiani. Sherly Latuihamalo, penatua gereja GPIB Kasih Karunia, Ciledug dipercayakan menjadi pemimpin acara ibadah pemakaman Evert.
Evert Mocodompis merupakan jemaat gereja GPIB Kasih Karunia dari semasa mudanya dan masih aktif bergereja disana. Sherly Latuihamalo mengatakan Evert dulunya adalah ketua pertama Gerakan Pemuda di gereja yang digembalainya. Hanya pada saat sudah menikah dengan Ratna, lanjut Sherly, Evert hanya menjadi jemaat biasa.
Pada hari pemakaman, istri dan mama Evert tidak ikut serta karena masih shock dengan kenyataan harus mereka terima bahwa orang yang dikasihinya telah tiada. Sang Ayah, Victor Mocodompis mengatakan bahwa dirinya saat ini hanya memiliki satu orang putra saja, dimana 3 dari 4 anak-anaknya telah meninggal dunia, termasuk diantaranya Evert.
Pada kesempatan itu juga, di depan para wartawan yang mewawancarainya, Victor mengungkapkan bahwa dirinya telah mengampuni dalang dan pelaku bom yang telah menyebabkan anaknya tewas tersebut.
Kepergian Evert tidak hanya meninggalkan dukacita bagi orang-orang yang ditinggalkannya, tetapi juga pelajaran berharga bagi manusia. Pelajaran berharga tersebut adalah seberapa pun sakitnya hati karena dilukai seseorang, tetapi bila kasih Allah itu tinggal di dalam dirinya, maka pengampunan pun akan dapat dilepaskan.
Selamat jalan Evert... Selamat jalan Tentara Allah...
Sumber : berbagai sumber/bm