Pengaruh Buruk Self Help Bagi Orang Negatif

Psikologi / 6 July 2009

Kalangan Sendiri

Pengaruh Buruk Self Help Bagi Orang Negatif

Puji Astuti Official Writer
3941

Saat ini buku-buku bertajuk self help yang bertujuan membantu seseorang untuk mengatasi masalah emosionalnya dan juga kurangnya percaya diri banyak bermunculan. Tujuan dari ‘self help' ini adalah meningkatkan rasa percaya diri dengan membangun pola pikir positif melalui kalimat afirmasi yang diucapkan kepada diri sendiri.

Jika selama ini banyak yang mempercayai bahwa kalimat afirmasi positif akan mengubah kehidupan seseorang, namun berdasarkan penelitian menunjukkan sesuatu yang berbeda.  Ternyata, tidak semua yang mengatakan kalimat afirmasi mengalami efek yang positif.

Melakukan sugesti positif terhadap diri sendiri mulai populer sejak 150 tahun lalu. Hal ini dimulai dari buku yang di tulis Victorian Samuel Smiles yang berjudul "Self Help" dan terjual jutaan kopi. Dalam buku itu memberikan panduan perubahan diri, salah satunya adalah "Surga akan membantu orang yang membantu dirinya sendiri." Saat ini metode "self help" ini merupakan bisnis global yang bernilai milyaran dolar.

Berdasarkan riset Universitas Waterloo dan Universitas New Brunswick orang yang memiliki kepercayaan diri yang rendah bila melakukan afirmasi positif malah membuat mood mereka jelek dan bukannya semangat.

Afirmasi positif hanya akan berhasil meningkatkan semangat dan mood mereka yang memiliki kepercayaan diri tinggi. Jika orang yang memiliki kepercayaan diri rendah berkata pada dirinya sendiri "Saya di kasihi" dia akan semakin lemah dan takut karena sebenarnya dia meragukan hal tersebut.

Bagi mereka yang memiliki kepercayaan diri rendah, akan lebih tepat bila melakukan konseling pribadi terlebih dahulu dan menemukan akar masalahnya. Jika tidak, buku self help macam apapun yang dibacanya hanya akan membuat dia semakin putus asa.

Sumber : BBC
Halaman :
1

Ikuti Kami