Tidak Pro-Gay, Miss California Tak Didapuk Jadi Miss USA

Tidak Pro-Gay, Miss California Tak Didapuk Jadi Miss USA

Tammy Official Writer
4979
Miss California Carrie Perejean, yang didapuk menjadi runner-up pertama kontes kecantikan Miss USA yang digelar pada hari Minggu lalu, mengatakan ia mempercayai jawabannya sehubungan dengan pertanyaan dari juri Perez Hilton mengenai pernikahan sesama jenis membuat dia tak terpilih menjadi Miss USA tetapi ia mengaku bahwa ia tidak menyesal sama sekali dengan jawabannya.

Perez Hilton sendiri adalah blogger gossip selebritis gay yang terbuka mengenai kehomoseksualannya. Di pertanyaan final, Carrie Prejean mendapat hasil undian bahwa ia mendapat jatah pertanyaan dari Perez Hilton. Perez menanyakan bahwa "Apakah Negara bagian lain perlu mengikuti Negara bagian Vermont yang baru-baru ini mensahkan pernikahan sesama jenis?"

Carrie Prejean merespon bahwa "Sangatlah hebat bahwa kita, orang Amerika, tinggal di tanah dimana kita bisa memilih untuk menikah sesama jenis atau berlawan jenis. Dan dalam keluarga saya, dan saya sendiri mempercayai bahwa pernikahan haruslah antara pria dan wanita," lanjutnya. "Tidak bermaksud menyerang orang lain, tetapi begitulah saya dibesarkan dan itulah bagaimana seharusnya itu terjadi. Terima kasih banyak."

Jawaban jujur dan diplomatis Carrie tersebut ternyata dianggap menyerang banyak pihak. Perez Hilton sendiri sebagai seorang gay berharap Carrie bisa menjawab, yang menurutnya, lebih bijak, "Ia seorang publik figur yang akan merepresentasikan Amerika. Saya tidak mengharapkan jawaban dia sebagai seorang relijius, tetapi seorang warga Amerika yang akan merepresentasikan negaranya. Saya tidak marah akan perbedaan pendapat antara saya dan dia mengenai pernikahan sesama jenis, tetapi saya frustrasi mengenai cara dia menjawab pertanyaan tersebut. Jawabannya menjauhkan dirinya dari warga Amerika yang gay, teman-temannya, keluarganya, sesama pekerja dari warga Amerika yang gay tersebut."

Perez Hilton sendiri sempat berkata amat kasar mengenai Carrie dalam video podcast-nya, tetapi kemudian mengucapkan permintaan maaf dalam sebuah wawancara televisi nasional. Tetapi kemudian menarik kembali permintaan maafnya karena ia melihat Carrie Prejean tidak menyesali jawabannya dalam kontes Miss USA.

Carrie PrejeanPerez Hilton mungkin tidak konsisten dengan pernyataannya. Tetapi Carrie Prejean konsisten dengan pendapatnya. Dalam sebuah wawancara televisi dengan NBC, Carrie mengatakan bahwa banyak juga orang yang mengatakan bahwa seharusnya ia menjawab dengan diplomatis "politically correct," yang artinya menjawab ‘di tengah-tengah.' Mengingat ada 2 gay yang menjadi juri, apalagi ia adalah warga California yang memiliki banyak warga gay, dan juga Amerika sebagai Negara sekuler yang menerima kaum gay dengan baik meskipun tidak semua Negara bagiannya melegalkan pernikahan sesama jenis.

Carrie mengungkapkan bahwa jawabannya itu telah mengorbankan gelar ratu kecantikan Miss USA yang bisa didapatnya tanpa perlu menjawab seperti kemarin. Hal yang sama juga diakui oleh Perez Hilton bahwa Carrie bisa saja menjadi Miss USA jika ia tidak menjawab sejujur seperti itu.

"Itu bukanlah dimana saya berdiri. Saya tidak bisa berada di tengah-tengah, buat saya, saya harus berada di sisi kiri atau di sisi kanan. Ketika saya ditanya pertanyaan yang sangat spesifik, saya pun akan menjawab sangat spesifik. Saya bangga dengan diri saya sendiri, dan saya memiliki banyak orang yang juga bangga dengan apa yang telah saya katakan. Dan bagi saya sendiri, hasil dari malam tersebut Tuhan menunjukkan kepada saya bahwa malam itu bukanlah malam untuk saya. Dan saya tidak akan merubahnya sedikitpun. Saya ingin menjadi contoh bagi anak muda untuk tidak mengkompromikan apa yang mereka percayai," Carrie menegaskan bahwa ia tidak menyesal.

Isu antara kekristenan dan homoseksualitas memang sedang menjadi isu panas akhir-akhir ini terutama di Negara-negara barat. Isu homoseksualitas seperti membuka topik diskusi baru yang perlu diperhatikan oleh kalangan Kristiani. Banyak yang harus dikerjakan sebagai umat percaya untuk menjadi terang dan menjangkau mereka yang terhilang... tanpa menghakimi dan juga tanpa harus berkompromi.


Sumber : berbagai sumber/Tmy

Ikuti Kami