Resesi Berdampak Positif bagi Pecandu Rokok

Resesi Berdampak Positif bagi Pecandu Rokok

Lestari99 Official Writer
4468

Sulit berhenti merokok? Ternyata, krisis obat mujarabnya. Sebuah riset yang dirilis menandai Hari Tanpa Rokok pada medio pekan lalu menunjukkan lebih dari sepertiga atau 36% dari 9 juta perokok di Inggris Raya menimbang-nimbang atau mengurangi atau berhenti merokok akibat krisis ekonomi.

Poling juga menunjukkan satu dari sepuluh (10%) bakal mengambil langkah pertama dan menghentikan rokok pada Hari Tanpa Merokok.

Presiden Hari Stop Rokok dan bintang Dragon's Den, Duncan Bannatyne, mengomentari temuan tersebut, "Semua orang merasa tertekan akibat resesi yang terjadi saat ini. Buat para perokok, yang membuang lebih dari 2 ribu poundsterling setahun untuk membeli sigaret, kini saatnya, buat mereka yang berniat berhenti, adalah waktu yang terbaik."

Di kalangan perempuan, prosentase yang lebih suka memotong anggarannya atau berpikir ulang untuk berhenti merokok mencapai 40% dibanding 32% perokok pria. Laporan itu juga menemukan bahwa 43% perokok di Skotlandia dan 33% di Wales berpikir ulang atau berniat mengurangi atau berhenti karena resesi ekonomi. Dan para perokok di Midlands lebih suka tobat karena hantaman resesi.

Hampir tiga perempat perokok lebih suka keluar dan Hari Tanpa Rokok menantang mereka ambil bagian dan mencari anjuran dari layanan berhenti rokok lokal, atau pakar farmasi.

Dan Tickle, pejabat teras yayasan No Smoking Day mengatakan, "Cabut sigaret bakal memulihkan keseimbangan dompet Anda - tapi keuntungan kesehatan lebih besar, termasuk mudah bernafas, meningkatkan kebugaran dan menyehatkan rambut, kuku dan kulit. Faktanya mereka yang berhenti mengepulkan asap rokok merasa lebih berenergi pada hari-hari berikutnya."

"Dengan memilih momentum mandek rokok pada No Smoking Day, para perokok bakal bergabung dengan sejuta orang serupa sebagai langkah pertama untuk hidup lebih sehat - dan hidup lebih sejahtera. Dan Anda tak keluar sendirian," kata Gemma Bissix, mantan bintang Dancing on Ice Celebrity.

Semakin nyata bahwa di balik segala hal buruk yang terjadi atas kehidupan umat manusia, selalu terkandung sebuah kebaikan di dalamnya. Seperti yang dimulai oleh para pemerhati kesehatan akan bahayanya merokok bagi para pecandunya.

Sumber : tempointeraktif
Halaman :
1

Ikuti Kami