Kiat Siasati Biaya Sosial

Kiat Siasati Biaya Sosial

Budhi Marpaung Official Writer
2284

Dalam kondisi ekonomi yang masih belum menentu seperti sekarang ini, Anda dituntut untuk dapat mengatur keuangan secara cermat. Cermat disini bukan menjadikan Anda, seorang yang pelit atau terlalu perhitungan terhadap segala sesuatu, tetapi melakukan perencanaan.

Kehidupan interaksi Anda dengan lingkungan sekitar tentunya berdampak kepada keuangan Anda dan keluarga. Apabila Anda diundang ke dalam sebuah pernikahan, tentunya Anda akan mempersiapkan dana tersendiri untuk memberikan sesuatu kepada keluarga sang mempelai atau iuran RT yang dipungut tiap bulan dan biaya-biaya sosial lainnya. Mau tidak mau, Anda pun harus mengatur keuangan Anda untuk keperluan yang berhubungan dengan biaya kemasyarakatan atau sosial. 

Berikut ini ada beberapa tips yang dapat Anda dan keluarga terapkan dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan biaya sosial yang Anda dan keluarga keluarkan:

1.   Perkirakan Jumlah Kebutuhan Sosial. Dalam menyusun keuangan, hendaknya Anda sudah membuat sebuah amplop atau pos tersendiri untuk biaya-biaya sosial ini. Anda dapat memberi nama biaya ini dengan pos pengeluaran tak terduga, pos sosial. Soal namanya, terserah Anda. Lebih baik Anda sudah memperkirakan hal-hal apa saja yang masuk ke dalam pos khusus ini.

2.   Susun Daftar Prioritas

Setelah memperkirakan biaya total kebutuhan dana sosial Anda, langkah selanjutnya membuat daftar prioritas, kemana saja uang itu akan digunakan. Anda dapat membuat prioritas dari jangka waktunya, misalkan 1. Iuran RT, 2.Iuran Kebersihan, 3. Arisan, dan selanjutnya.

3.   Sesuaikan Daftar Prioritas Dengan Anggaran

Satu hal yang harus Anda ingat dalam mengatur keuangan Anda dan keluarga adalah usahakan dana yang Anda keluarkan tidak melebihi dari pendapatan Anda. Jangan biarkan biaya sosial menjadi biaya yang "menghantui" hidup Anda.

Pada langkah kedua, Anda telah menyusun daftar prioritas. Langkah selanjutnya adalah sisihkan uang yang Anda masukkan ke dalam pos khusus tersebut, ke masing-masing daftar prioritas biaya sosial Anda. Kalau hasilnya adalah tidak mencukupi, berarti diantara biaya sosial itu harus Ada yang menjadi prioritas. Intinya, jangan dipaksakan semuanya harus dilakukan.

4.   Jangan Ragu Mengatakan "Tidak"

Seringkali dalam pelaksanaan perencanaan keuangan yang Anda buat, ada pengeluaran-pengeluaran yang tidak diperkirakan. Anda jangan panik bila hal itu terjadi. Mulailah untuk mendisiplinkan diri berkata tidak terhadap pengeluaran-pengeluaran yang diluar perkiraan kita termasuk untuk biaya sosial Anda. Ini bukan berarti Anda menjadi kaku terhadap keuangan Anda, tetapi  mendisiplinkan diri Anda agar tidak terlalu cepat mengeluarkan uang. Sesekali melakukannya, boleh saja.  

Keempat tips diatas mungkin dapat Anda tambahkan dengan beberapa pemikiran Anda. Intinya, Anda jangan menghindari untuk berinteraksi orang lain karena hal , malah Anda harus menunjukkan diri sebagai anak-anak Allah kepada dunia melalui hidup Anda. Selamat berinteraksi dengan lingkungan sekitar Anda dan menjadi berkat.

Sumber : perencanakeuangan.com/bm
Halaman :
1

Ikuti Kami