Pendengkur Beresiko Pendek Usia

Pendengkur Beresiko Pendek Usia

Lestari99 Official Writer
3780

\"\""Mendengkur memang tidak secara langsung membunuh. Tapi gangguan ini akan menggerogoti kesehatan secara perlahan-lahan," jelas Dr. Michael J. Twery, direktur National Center on Sleep Disorders Research.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa orang yang mendengkur sebenarnya mengalami kesulitan bernapas saat tidur, akibat saluran pernapasan bagian atasnya menyempit, atau bahkan tertutup saat tidur.

Akibatnya udara sulit menjangkau paru-paru. Dalam beberapa kasus bahkan ada yang berhenti bernapas selama beberapa detik atau menit, lalu terbangun mendadak. Penderita ini akan mengalami 4-5 kali siklus terbangun dan tidur lagi dalam semalam, termasuk mengalami tidur REM (rapid eye movement). Biasanya mereka yang mengalami gangguan ini adalah para pendengkur.

Hasil penelitian ini berdasarkan analisa Wisconsin Sleep Cohort terhadap 1.522 lelaki dan perempuan berusia 30-60 tahun. Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa penderita apnea lebih beresiko terkena gangguan jantung, tekanan darah tinggi, stroke dan diabetes.

Wah, bagi Anda kaum pendengkur maupun bagi Anda yang hidup bersama dengan si pendengkur, sepertinya sudah harus mencari cara untuk menghilangkan kebiasaan yang satu ini. Karena bagaimanapun juga kebiasaan ini tidak hanya merugikan diri sendiri namun juga mengganggu orang-orang di sekitar Anda.

Sumber : conectique
Halaman :
1

Ikuti Kami