Revolusi Baru Di Timur Tengah

Revolusi Baru Di Timur Tengah

Puji Astuti Official Writer
5363

Sebuah revolusi sedang terjadi di daerah Timur Tengah, namun revolusi yang satu ini tidak berhubungan dengan gerakan politik. Ini adalah revolusi bagaimana pemberitaan kabar baik sedang terjadi, salah satu contoh nyatanya adalah di Irak.

Di Irak, salah satu etnis yang di kenal adalah suku Kurdi. Suku ini dikenal dunia sebagai suku yang menganut agama Islam, namun banyak yang tidak tahu bahwa banyak orang percaya yang beada di suku ini.

"Alkitab membuat kami merasa seperti mengulang  apa yang terjadi di kitab Kisah Para Rasul, di sini, di daerah Kurdi," demikian ungkap salah satu pendeta Kurdi.

"Ini adalah kali pertama untuk suku Kurdi dimana mereka memiliki gereja sendiri. Terkadang saat orang percaya datang ke gereja kami, mereka melihat kami menyanyi, berseru dan mengajar dalam bahasa Kurdi, mereka menjadi terkejut,"kata Pastor Mejeed Muhammed, gembala gereja tersebut.

Di sebuah gereja lain di Suleimania, seluruh anggota penyembahannya berasal dari orang tidak percaya, termasuk pendetanya, Pastor Zagros Saeed.

"Saya adalah salah satu orang yang dulunya percaya pada sebuah kepercayaan dimana saya diperbolehkan untuk membunuh orang. Terkadang saya ingin membunuh istri saya hanya karena dia tidak menutupi rambutnya. Tetapi ketika saya menerima Yesus dalam hidup saya, dan ketika saya menyerahkan hidup saya sepenuhnya kepada Tuhan, Matius 5 mengajarkan saya untuk mengasihi musuh saya," demikian cerita Saeed.

Banyak orang di daerah itu juga diubahkan kehidupannya.

"Saya sangat senang Yesus datang dan mengetuk pintu hati saya dan saya mengenal Tuhan yang sebenarnya di dalam kehidupan yang nyata," ungkap salah satu orang percaya.

Tom Doyle yang melayani di daerah Timur Tengah mengatakan bahwa potensi pertumbuhan gereja di Timur Tengah sangat besar.

 "Di Syria, Yordania, Irak dan Afganistan sesuatu yang besar sedang terjadi, dan banyak orang yang belum percaya yang datang kepada Yesus," ungkap Doyle kepada reporter CBN.com.

"Hanya di empat negara tersebut saja, dimana kami bekerja saat ini, kami memperkirakan ada sekitar seratus gereja baru,"demikian dia menambahkan. "Di Iran, pelayanan di mana kami ada saat ini menargetkan ada sekitar 10.000 gereja baru di tahun depan. Dapat dilihat bahwa orang-orang tersebut terbuka dengan berita Injil."

Anda ingin terlibat dalam revival besar-besaran di Timur Tengah ini? Jika Anda belum bisa pergi kesana, tenang saja, Anda masih bisa tetap mengambil bagian dengan berdoa. Baik yang melayani langsung maupun berdoa bagi mereka, mendapatkan upah yang sama. Jadi, mengapa Anda tidak menjadikan pelayanan-pelayanan yang sedang menerobos negara-negara Timur Tengah ini menjadi bagian dari pokok doa Anda.

Sumber : CBN.com/VM
Halaman :
1

Ikuti Kami