Wahana Tornado Jatim Park Tidak Aman

Wahana Tornado Jatim Park Tidak Aman

Puji Astuti Official Writer
11157

Sebanyak 30 orang penumpang wahana Tornado di objek wisata "Jatim Park", Batu, Jawa Timur, terjebak di atas ketinggian 5-7 meter, Senin sore (26/1).

Di antara penumpang yang terjebak itu ada yang pingsan karena takut dan panik saat wahana tersebut tiba-tiba macet total di udara, demikian lapor wartawan Antara yang datang ke tempat kejadian.

Apalagi mereka baru bisa diturunkan satu jam kemudian dengan menggunakan peralatan seadanya, seperti tangga, kursi, dan tali. "Sampai satu jam kami di udara tanpa ada pertolongan sedikit pun," kata Yuli Aliandra (22), salah satu penumpang wahana Tornado yang turut menjadi korban dalam peristiwa itu.

Menurut gadis asal
Surabaya itu, peristiwa tersebut terjadi saat wahana Tornado berputar untuk yang kedua kalinya. "Pada putaran pertama sempat terhenti, lalu jalan lagi. Tapi pada putaran kedua berhenti total," katanya menuturkan.

Beruntung pada putaran kedua ini, posisi para penumpang miring, tidak terbalik seperti pada putaran-putaran berikutnya sehingga saat menurunkannya pun tidak terlalu sulit.

Setelah diturunkan dari lokasi kejadian, pihak pengelola Jatim Park mendata nama, alamat, dan nomor telepon para korban. "Tapi saya tidak mengerti untuk apa pendataan itu. Yang jelas pihak Jatim Park tidak memberikan apa pun," kata Yuli.

Sementara itu Asisten Manajer Jatim Park Batu, Slamet Budi Wahono mengatakan, peristiwa itu akibat aliran listrik tidak stabil. "Karena aliran listrik itulah, wahana Tornado tidak bisa berjalan," katanya beralasan.

Menurut dia, wahana tersebut selalu dicek oleh teknisi yang didatangkan secara khusus dari Dunia Fantasi (Dufan), Jakarta, sebelum dioperasikan. "Tidak ada masalah dengan wahana ini, kecuali aliran listrik yang tidak stabil," katanya.

Saat ini beberapa petugas dari Kepolisian Resor Kota (Polresta) Batu diturunkan di lokasi kejadian untuk menyelidiki peristiwa tersebut. Pada saat peristiwa itu terjadi, Jatim Park sedang dipadati pengunjung yang sedang mengisi libur Tahun Baru Imlek 2560 dan musim libur sekolah.

Sumber : Antara/VM

Ikuti Kami