Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung setiap lima menit menerima sekitar duapuluh telepon iseng atau per harinya menerima puluhan telepon yang tidak jelas asal-usulnya hingga mengganggu kelancaran bekerja petugas.
"Namun demikian kami tetap merespon siapapun yang berbicara dan menindaklanjuti dengan melakukan cek dan ricek," kata Wakil Komandan Peleton Soegianto, di Bandung, Senin.
Biasanya dinas pemadam akan menghubungi kembali orang yang menelepon dan memeriksa kebenaran informasi yang dilaporkan, dan jika tidak benar maka petugas tidak akan menindaklanjutinya, ujar Soegianto.
Ia mengatakan, banyaknya telepon yang hanya berdering satu kali dan terjadi puluhan kalinya setiap hari membuat telepon di dinas itu selalu bernada sibuk dan menyulitkan warga yang ingin melaporkan kejadian.
"Khusus untuk perusahaan yang telah bergabung dengan smart alarm maka kami akan segera mengetahui jika di suatu lokasi terjadi kebakaran," katanya.
Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda saat inspeksi mendadak ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran mengimbau masyarakat untuk tidak bermain-main dengan meneror para petugas.
"Jelas petugas menjadi malas mengangkat telepon jika telepon berdering terus tanpa lawan bicara mengucap satu patah kata pun," kata Ayi.
Ayi yang menyaksikan banyaknya telepon iseng tersebut meminta pada petugas untuk selalu mengangkat telepon meskipun meyakini bahwa yang menelpon hanya orang yang tidak bertanggungjawab.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!