1 Orang Tewas 280 Di Karantina Karena Virus

Nasional / 11 May 2008

Kalangan Sendiri

1 Orang Tewas 280 Di Karantina Karena Virus

Puji Astuti Official Writer
4904
Seorang tewas dan sekitar 280 lainnya dikarantina di sebuah kereta-api di Kanada, Jumat, akibat penyakit misterius dengan gejala-gejala seperti flu berat.

Jurubicara kepolisian, Marc Depatie, mengatakan kepada stasiun televisi CTV, tujuh penumpang di kereta-api VIA Rail di kawasan Gunung Rocky, Jasper, Alberta, jatuh sakit, dan seorang wanita yang berusia 60 tahun meninggal. Seorang penumpang lain diangkut dengan pesawat terbang untuk dirawat di rumah sakit.

"Satu orang dipastikan telah meninggal. Kami menunggu para petugas dengan pakaian pelindung... datang ke lokasi kejadian dan naik kereta-api itu untuk menetapkan penyebab pasti mengenai apa yang telah terjadi," katanya sebagaimana diberitakan Reuters.

"Tujuh orang menunjukkan gejala-gejala flu atau kondisi seperti flu. Selain itu, tidak ada lagi orang di kereta-api itu yang kami ketahui mengalami gangguan medis," tambah jurubicara itu.

Para pejabat mengatakan, KA tujuan Toronto itu dikarantina di kawasan sepi penduduk di Ontario utara, Foleyet, dan tidak seorang pun diizinkan masuk kecuali petugas darurat.

KA VIA Rail trans-Kanada adalah sarana yang terkenal untuk wisatawan yang sebagian besar naik dari Vancouver, British Columbia atau Jasper, untuk melakukan perjalanan melewati kawasan Gunung Rocky.

Sejumlah pejabat mengatakan mereka tidak mengetahui penyebab penyakit itu, namun ahli mikrobiologi, Donald Low, mengatakan kepada CTV dia curiga terhadap influenza.

"Ini jelas-jelas menunjuk pada sesuatu seperti influenza... Mungkin ini kejadian sangat akut, sejumlah individu sakit dengan gangguan pernapasan," kata Low, yang berperan penting dalam pengendalian wabah SARS (Sindrom Pernapasan Akut Parah) di Toronto pada 2003.

"Kami tidak berbicara tentang SARS, kami tidak berbicara tentang avian influenza... Kami melihat hal seperti ini terjadi di kapal-kapal pesiar dan keadaan-keadaan lain di mana anda melihat banyak orang berkumpul dan berdekatan," katanya.(*)


Sumber : Antara/VM
Halaman :
1

Ikuti Kami