Bayi dan batita (anak di bawah usia tiga tahun) memang bisa mengalami gangguan tidur pada jam-jam seharusnya mereka tidur. Padahal, tidur berkualitas sangat penting untuk tumbuh kembang mereka. Makanya, atasi segera masalah itu. Tapi, tak usah khawatir. Pola tidur berkualitas bisa dibentuk sejak dini dan ada tips untuk mendapatkannya.
Negara-negara lain juga mengadakan penelitian serupa. Di Beijing, China, 23,5% anak berumur 2-6 tahun menderita gangguan tidur, sebagaimana dilaporkan oleh orangtua masing-masing. Sekitar 20% anak berusia tiga tahun terbangun setiap malamnya di Swiss. Sementara itu, 84% anak berumur1-3 tahun di AS mengalami gangguan tidur (sulit tidur pada waktu tidur dan sulit terbangun pagi hari) dan gangguan tersebut menetap setelah mereka berusia tiga tahun.1. Atasi masalah fisiknya. Misalnya, biasakan memberinya makan atau minum susu 2-3 jam sebelum waktu tidur.
2. Kurangi aktivitas fisiknya sepanjang sore hingga malam hari.
3. Aturlah jadwal tidurnya sejak ia berusia tiga bulan.
4. Perbaiki pola asuh terhadapnya dengan menambah kualitas perhatian.
5. Kenali temperamennya.
6. Kenali tanda-tanda ia mengantuk, misalnya ia mengucek-ucek mata atau menarik-narik telinganya.
7. Memberi kenyamanan dan ketenangan suasana di kamar tidurnya, misalnya dengan meredupkan cahaya lampu dan menghindarkan suara siaran radio dan televisi.
8. Memijatnya atau membacakannya buku cerita.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”