Kebahagiaan Adalah Keputusan Anda

Kebahagiaan Adalah Keputusan Anda

Fifi Official Writer
4713
Banyak orang membicarakan kebahagiaan sebagai sesuatu yang ada di masa depan. Berapa kali anda mendengar teman anda berkata: "Kalau saja saya menemukan pria yang tepat, saya akan bahagia"? Namun kebahagiaan sesungguhnya bukan suatu kondisi yang perlu ditunggu. Kebahagiaan adalah menjadi puas dengan siapa diri anda, di mana anda berada sekarang, dan ke mana anda akan pergi. Itu bukanlah tentang orang lain, tidak membutuhkan persetujuan, validasi, maupun ijin orang lain. Kebahagiaan anda sendiri adalah salah satu dari beberapa hal yang berada di bawah kendali anda, dan walaupun membangun kebahagiaan bisa saja membutuhkan usaha keras, namun tidak ada orang yang bisa melakukannya selain anda.

Mitos yang mencuri sukacita kita

Lalu mengapa banyak di antara kita yang tidak bahagia dan tidak puas? Ada banyak alasan, namun sebagian besar disebabkan oleh kebohongan yang tersebar lewat media dan juga orang-orang di sekeliling kita yang mengatakan bahwa kita seharusnya tidak bahagia. Kita diberitahu bahwa kita seharusnya menginginkan sesuatu dan saat situasinya tidak sesuai dengan harapan, kita merasa tidak bahagia. Dari semua mitos yang mengungkung kita untuk tidak bahagia, ada 2 mitos yang paling populer:

Mitos 1: Anda membutuhkan seseorang yang istimewa untuk membuat anda merasa bahagia
Ini adalah kebohongan terbesar yang sadar atau tidak hampir dipercayai oleh hampir semua orang. Tentu saja jika ada seseorang yang menganggap kita istimewa, yang mau berada di samping kita dan menghabiskan waktu bersama kita, bukankah itu adalah resep kebahagiaan? Salah. Seseorang, siapapun itu, tidak lebih baik daripada tidak ada orang sama sekali. Sebuah hubungan dengan pasangan yang tepat memang adalah sebuah pengalaman indah yang sepadan dengan usaha yang anda lakukan. Namun jika anda mencari pasangan untuk mengisi kekosongan di hati anda, anda telah meminta sesuatu yang mustahil dan anda akan berakhir dalam kekecewaan.

Mitos 2: Kalau saya sudah menikah maka segalanya akan sempurna
Hal ini mungkin bukan merupakan mitos yang terbesar, tapi ini juga diyakini banyak orang. Ada pendapat umum yang mengatakan bahwa jika dua kepala lebih baik daripada satu kepala, maka pernikahan seharusnya menjadi jawaban akhir untuk segalanya. Tragisnya, itu tidak benar. Suami atau istri masa depan anda bukanlah seorang peri dengan tongkat ajaib yang akan membuat semua masalah hidup anda lenyap. "Kebahagiaan" di sekitar pesta pernikahan mungkin dapat membuai anda untuk sementara waktu, namun ketika anda pulang ke rumah setelah bulan madu, realitas telah menunggu anda.

Sebenarnya, tidak ada seorang pria atau wanita manapun (bagaimanapun menawannya mereka), yang bisa membuat anda bahagia sepenuhnya karena usaha mereka semata-mata. Kebahagiaan adalah aktivitas individual, hanya anda dan sebuah jam. Bagaimana anda melihat diri anda sendiri, melihat berbagai macam orang di sekitar anda, melihat pekerjaan anda, dan posisi anda dalam masyarakat - semua ini akan mempengaruhi kebahagiaan anda dengan cara yang tidak akan bisa dilakukan oleh orang lain untuk anda. Dan inilah kabar baiknya! Anda tidak harus menunggu orang lain atau sesuatu, anda dapat mulai mempunyai kebahagiaan dan menjadi lebih bahagia sekarang juga.

Langkah pertama menuju anda yang lebih bahagia

Jika anda tidak bahagia dengan hidup anda, sekarang adalah saat yang tepat untuk merenungkan alasan-alasannya (apalagi setelah anda terus membaca artikel ini namun tetap tidak menyalahkan kehidupan cinta anda). Mengapa anda tidak bisa bahagia? Apakah anda kesepian? Kecewa? Takut? Merasa ditolak? Tidak layak? Marah? Tenggelam dalam penyesalan? Perhatikan apa yang benar-benar anda rasakan. Dr, Phil McGraw, ahli dalam hal relationship yang pernah tampil dalam acara Oprah, pernah mengatakan, "Anda tidak dapat merubah apa yang tidak anda ketahui." Sekaranglah waktunya untuk menemukan apa yang sebenarnya mengganggu anda.

Waktu untuk menemukan hal-hal apa saja yang membuat anda tidak bahagia adalah sebelum anda menjalin suatu hubungan

Pikirkan hal ini, anda bisa saja bersikap egois untuk sementara dan hanya peduli dengan apa yang anda butuhkan. Kadang waktu untuk merenungkan sendiri adalah bagian dari proses penyembuhan. Jika anda merasa tidak dapat menghadapi hal ini sendiri, mintalah bantuan seorang teman, bukan mencari pacar baru. Adalah tidak adil untuk mengharapkan seseorang yang belum terlalu mengenal anda untuk bekerja sama dengan anda dalam mengatasi semua itu, dan hampir mustahil bagi dia untuk memberikan kejujuran yang anda butuhkan. Seorang teman baik bagaimanapun juga, telah mengenal anda cukup baik untuk menyemangati anda, menolong anda, dan memberi ada pendapat dari perspektif yang jujur dan penuh kasih. Jangan hancurkan sebuah hubungan yang baru dengan mengubah acara makan malam menjadi sesi terapi.

Anda harus menyukai diri sendiri terlebih dahulu

Kuncinya di sini adalah menyadari bahwa faktor paling penting untuk menemukan kebahagiaan adalah berdamai dengan diri anda sendiri. Jika pandangan anda terhadap diri sendiri sehat, anda akan lebih kuat dalam menghadapi tantangan apapun dari dunia luar yang ditujukan kepada anda. Jika anda mempunyai gambar diri yang rendah, hal pertama yang perlu anda sadari adalah anda tidak bisa terus bergantung kepada orang lain untuk memberi arti pada keberadaan anda. Anda harus sampai ke satu titik dimana anda menyukai diri sendiri terlebih dulu, jika anda ingin menjalani suatu hubungan yang sukses. Jika anda hanya bersandar pada pasangan anda, atau orang tua, atau atasan anda untuk gambar diri anda sendiri, anda meletakkan terlalu banyak kendali di tangan orang lain.

Bagaimana kita menilai diri kita sendiri menentukan bagaimana cara kita memperlakukan diri sendiri, bagaimana kita memandang kesuksesan dan kegagalan, menentukan pilihan-pilihan yang kita buat, dengan siapa saja kita menghabiskan sebagian besar waktu kita, dan bagaimana kita mengijinkan mereka memperlakukan kita. Anda harus menghargai diri sendiri terlebih dulu agar anda dapat dihargai oleh orang lain. Jalan menuju kepercayaan diri mungkin panjang dan luka-luka lama terkadang dapat membuat kita merasa seolah-olah perjalanan itu hampir mustahil. Saya sendiri butuh waktu 5 tahun untuk menyukai diri sendiri sepenuhnya, namun itu layak untuk dijalani. Sekali anda menyukai dan menghargai diri sendiri, anda dapat menjadi bahagia, tidak perduli apakah anda lajang atau mempunyai pasangan. Anda akan lebih siap untuk membuat pilihan yang baik tentang pasangan hidup dan juga untuk menjadi partner pasangan anda.

Hidup bisa menjadi seperti roller coaster, permintaan dan tekanan yang kita hadapi bisa menumpuk. Lalu apa jawabannya? Darimana damai sejahtera dan sukacita yang sejati berasal?  Anda bisa memilikinya, ada jalan untuk menyeimbangkan hodup anda. Tidak ada orang yang sempurna, atau mempunyai kehidupan yang sempurna, namun anda dan saya punya kesempatan untuk mengalami kasih karunia yang sempurna melalui hubungan pribadi dengan Tuhan. Satu-satunya orang yang akan menghabiskan seluruh hidup bersama anda adalah diri anda sendiri, jadi jika anda ingin bahagia seumur hidup anda, waktu anda untuk berdamai dengan diri sendiri adalah saat ini.

Sumber : christianwomentoday
Halaman :
1

Ikuti Kami