Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Puji Astuti

Official Writer
8054


[BENGKULU] Untuk mengantisipasi terjadinya gempa besar dan tsunami pada 23 Desember mendatang yang merupakan isu tersanter di Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu akan membagikan 1.000 kentongan kepada masyarakat. Selain itu, juga akan disebarkan 64.000 lembar stiker yang berisikan informasi tentang upaya penyelamatan diri jika terjadi gempa dan tsunami.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Bengkulu, Ahmad Kanedy kepada SP, di Bengkulu, Senin (26/11) berkaitan dengan kesiapan Pemkot Bengkulu menghadapi isu gempa 8,5 skala richter (SR) dan tsunami yang akan terjadi pada 23 Desember mendatang.

Kentongan sebanyak 1.000 buah dan 64.000 lembar stiker itu akan dibagikan kepada warga masyarakat yang berada di pesisir pantai, seperti Kelurahan Pasar Bengkulu, Malabero, Sumur Melele, Kuala Lempuing, Rawa Makmur, Desa Kandang dan Kelurahan Kampung Melayu.

Kentongan tersebut, sebagai alat peringatan jika terjadi gempa besar yang berpotensi tsunami. Alat tersebut, baru dibunyikan masyarakat bila terjadi gempa besar dan tsunami melanda daerah ini. Begitu mendengar bunyi kentongan, warga yang berada di tepi pantai langsung meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang sudah disiapkan pemkot.

11 Lokasi

Di Kota Bengkulu ada 11 lokasi yang disiapkan sebagai daerah aman dari ancaman tsunami. Lokasi tersebut meliputi, Lapangan Merdeka, Pagar Dewa, Betungan, Lapangan Masjid Akbar, Kampung Kelawi, Lapangan Sepak Bola Kemung dan sekitar Kampus Universitas Bengkulu (Unib).

Di lokasi pengungsi tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas yang diperlukan warga, seperti MCK, air bersih, dapur umum, posko kesehatan, tenda, sejumlah bahan pangan dan berbagai fasilitas lain. Fasilitas ini sudah harus tersedia sebelum tanggal 20 Desember, sehingga jika terjadi gempa dan tsunami warga langsung menyelamatkan diri ke lokasi yang sudah kita tentukan tersebut," katanya.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi gempa besar dan tsunami di Bengkulu pada 23 Desember mendatang. "Kita tidak mau dipersalahkan masyarakat jika benar-benar terjadi gempa dan tsunami pada 23 Desember mendatang. Mulai dari sekarang kita sudah mempersiapkan berbagai antisipasi akan terjadinya bencana alam tersebut," ujarnya.

Sekretaris Satlak Kota Bengkulu, Syafran Junaedi mengatakan, kentongan dan stiker sudah disiapkan dan tinggal mendistribusikan kepada warga.

Tentang jalan untuk evakuasi, Syafran mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) tingkat II tentang jalan untuk evakuasi yang akan digunakan masyarakat bila terjadi gempa dan tsunami.

Sumber : Suarapembaruan.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Martin 23 September 2019 - 11:15:20

Hutang kartu kredit

0 Answer

vina mukuan 22 September 2019 - 09:05:42

Saya hobby menulis lirik lagu rohani, tapi saya ti.. more..

0 Answer

Galaxy studio moses 21 September 2019 - 19:33:34

Apa dampak dari tersenyum

0 Answer


nafty louise 21 September 2019 - 21:18:28
Selamat malam, nama saya nafty saat ini saya mohon... more..

Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

The Kicker Ellex 26 August 2019 - 18:40:31
Salam sejahtera para sahabat... Perkenalkan, nama ... more..

Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

Banner Mitra September week 3


7277

Banner Mitra September week 3