The World is Flat

Book / 20 September 2007

Kalangan Sendiri

The World is Flat

Tammy Official Writer
7426

The World is FlatBumi itu datar. Judul buku ini bukanlah arti secara hurufiah dan berusaha mematahkan fakta sains selama ini bahwa bumi itu bulat. Tetapi buku karangan Thomas L. Friedman ini, yang seorang jurnalis di New York Times, berusaha mengemukakan pemahaman baru atas kenyataan bahwa dunia sekarang ini semakin datar !

Dengan perkembangan Teknologi Informasi sekarang ini, membuat dunia menjadi rata. Thomas L. Friedman dalam bukunya ini mengemukakan kisah perjalanannya ke Bangalore, India. Dalam perjalanannya ia menyadari bahwa dunia menjadi datar dalam arti lahan kompetisi antara industrial dengan pasar Negara-negara berkembang sudah sama ratanya. Ia mengemukakan banyak contoh dari perusahaan-perusahaan di India dan Cina yang menjadi bagian rantai penyuplai pasar global. Perusahaan-perusahaan besar menyediakan layanan cabang. Ia menunjukkan perusahaan-perusahaan Amerika seperti Dell, AOL, dan Microsoft memakai teleoperator-teleoperator di luar Negeri dengan gaji rendah.

Tech ConvergenceThomas Friedman membuat daftar 10 ‘pendatar' yang telah menyama-ratakan lahan pasar global :

1. Jatuhnya Tembok Berlin. Dengan peristiwa ini menyatukan orang-orang dari sebelah tembok untuk bergabung dalam ekonomi mainstream.

2. Netscape. Netscape dan internet meluaskan pengguna internet yang dulunya sebagai alat komunikasi ‘pengguna awal dan penggila teknologi' menjadi Internet bisa diakses oleh semua orang dari yang berumur lima tahun sampai delapan lima tahun.

3. Software Workflow. Kemampuan mesin untuk berkomunikasi dengan mesin lain tanpa manusia terlibat. Friedman percaya bahwa ini dasar untuk platform kolaborasi global.

4. Open Sourcing. Komunitas-komunitas uploading dan berkolaborasi dalam proyek-proyek online. Friedman menyadari fenomena "kekuatan yang sangat menganggu dari semuanya"

5. Outsorcing. Friedman berargumen bahwa outsourcing mengijinkan perusahaan-perusahaan untuk membelah layanan dan manufaktur menjadi komponen per komponen dalam cara paling efisien dan biaya yang efektif.

6. Offshoring. Versi manufaktur dari outsourcing.

7. Rantai Suplai. Friedman membandingkan rantai suplai ritel modern dengan sungai, ia menunjukkan Wal-Mart sebagai contoh yang terbaik.

8. Insourcing. Friedman menunjukkan UPS sebagai contoh utama dari insourcing.

9. In-forming. Google dan mesin pencari lainnya adalah contoh utama. "Tidak pernah ada dalam sejarah planet ini bahwa setiap orang memiliki kemampuan untuk mencari begitu banyak informasi tentang banyak hal dan tentang orang lain," kata Friedman.

10. Steroid-steroid. Alat personal digital seperti mobile phone, iPod, PDA, IM, VOIP.

Ketika membaca penjelasan di atas, jangan mengira anda akan membaca buku yang membosankan. Buku The World is Flat ini ditulis oleh Thomas L. Friedman dengan bahasa yang renyah tetapi dapat membawa pembacanya ke dalam paradigma baru.

Terutama cocok sekali untuk para individual yang ingin memahami perkembangan dunia kerja, perindustrian, dan konvergensi teknologi yang membentuk bumi ini semakin datar. Friedman sendiri mengungkapkan bahwa jikalau pada waktu dulu kekuatan bangsa yang mengambil peranan dunia, lalu berkembang lagi menjadi kekuatan perusahaan-perusahaan akibat hadirnya industrial, maka pada bumi yang semakin datar ini akibat konvergensi teknologi hadirlah kekuatan individual.

Contoh dari kekuatan individual, kita bisa melihat bahwa akibat teknologi internet dan alat mobile yang terhubung ke internet banyak para individu yang memilih tidak bergabung dengan sebuah perusahaan tetapi membangun individual business-nya sendiri.

Wow, buku ini tidak hanya cocok untuk kalangan pekerja tetapi juga kalangan pelajar untuk menyadari tantangan apa yang akan dihadapinya ketika memasuki market place nanti. Buku ini sendiri menjadi buku best-seller di Amerika Serikat dan Negara besar lainnya. Dapatkan di toko buku-toko buku terdekat.

Halaman :
1

Ikuti Kami