Anakku Jagoan

Parenting / 11 September 2007

Kalangan Sendiri

Anakku Jagoan

prisca Official Writer
3104
Bagaimana ya caranya punya anak yang memiliki prestasi baik?

Bangganya punya anak juara kelas! Tapi bagaimana ya caranya punya anak yang memiliki prestasi baik?

1. Semua dimulai dari kandungan

Anda bisa mengandung seorang juara jika anda tahu trik-nya dengan benar. Maksudnya, kecerdasan dan keaktifan anak bisa ditentukan ketika si jabang bayi masih berada dalam perut ibunya. Karena itu bagi anda yang sedang hamil, berhati-hatilah dengan kandungan tersebut. Jangan sampai ketika otaknya sedang terbentuk, anda kurang memberinya asupan vitamin dan gizi. Akibatnya, si anak jadi o'on. Karena itu jaga kelakuan, perkataan dan makanan anda! Ikan sebagai sumber protein sepertinya makanan tepat yang harus banyak anda konsumsi untuk kecerdasan otak anak.

2. Orang tua sebagai faktor

Fakta lain ialah bahwa orang tua adalah faktor utama dalam sukses akademik anaknya. Caranya mudah. Ketika anak anda sudah mulai beranjak besar, ajar dia untuk mencintai budaya membaca. Dengan banyak membaca, otak anak lebih terangsang dengan baik dan berkembang dengan baik pula. Setelah dia sudah sekolah dan belajar sendiri, jadilah orang tua yang selalu aktif membantu anak mengerjakan PR dan belajar.

3. Pastikan prioritas anak

Andalah yang paling tahu kegiatan anak anda. Karena itu pastikan dia tahu memprioritaskan dengan benar kegiatannya. Sejenius apapun anak anda, dia tetap harus punya waktu untuk belajar! 95% kesuksesan toh ditentukan oleh usaha, bukan bakat. Jangan sampai anda membiarkan anak memiliki waktu lebih banyak untuk main game dan tidur ketimbang belajar.

4. Gaya mendidik anak

Anda harus punya gaya mendidik yang seimbang antara penerimaan dan disiplin. Supaya anak bisa maksimal dalam mengembangkan kepintarannya, dia harus selalu merasa dicintai dan diterima, bukan ditolak. Dilain pihak orang tua harus tahu bedanya disiplin dan aturan dengan menjadi otoriter. Jangan sampai menjadi orang tua pemaksa dan kejam sehingga anak-anak menjadi tidak nyaman dalam hidupnya, kemudian akhirnya berpengaruh dalam prestasi akademiknya.

5. Tahu kebutuhannya

Anda yang melahirkan dan membesarkannya, anda pasti tahu karakter anak itu. Dan setiap karakter pasti memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Misalnya ada anak yang membutuhkan banyak sentuhan fisik anda, ada yang membutuhkan pujian, ada yang membutuhkan bantuan visual dan lain-lain. Dengan menjawab kebutuhan tersebut, anak bisa maksimal mengembangkan dirinya.

 6. Pilih sekolah yang benar

Tahukah anda bahwa lingkungan sangat berpengaruh? Kadang seorang anak selalu gagal menjadi juara karena berada di lingkungan sekolah yang salah. Mungkin pergaulannya terlalu 'sesat' sehingga akhirnya dia terbawa pergaulan dan gagal mengembangkan diri. Einstein juga berhasil mendapatkan kebenaran bahwa ia seorang yang jenius setelah dia keluar dari sekolah umum dan belajar saja di rumah dengan sang ibu sebagai menthor. Jadi, jangan sampai salah sekolah, ya!

7. Jadi contoh

Jadilah orang tua yang menjadi contoh buat anak-anak anda. Jika anda juga suka membaca dan selalu bersikap positif, anak-anak anda nantinya akan menjadi 'kembaran-kembaran' cilik anda. Mereka juga akan gemar belajar. Dengan begitu, kesempatan untuk berprestasi akan semakin besar.

8. Temukan bakatnya

Mungkin sang anak bukan juara kelas seperti mimpi anda. Jika begitu, jangan pernah menyesal atau memaksa, karena dia pasti memiliki kelebihan di bidang lain yang bukan akademik, seperti musik misalnya. Karena itu, temukan bakat anak anda dan dorong serta bantu dia untuk mengembangkannya.

Sumber : LV, Marc Fey/ family
Halaman :
1

Ikuti Kami