Berkat Istimewa Di Tengah Banjir

Berkat Istimewa Di Tengah Banjir

evrianty Official Writer
4931
Sumber Kesaksian: Sugeng, Dewi
 

Banjir hebat yang baru saja terjadi di Jakarta tidak saja merupakan bencana bagi para korban yang harus merelakan rumahnya tenggelam dan mengungsi, namun khususnya merupakan ujian iman bagi Sugeng dan Dewi.

Sugeng dan Dewi adalah sepasang suami istri korban banjir di daerah Pedongkelan. Mereka tinggal di sebuah rumah kontrakan bersama 8 keluarga lainnya. Kondisi Dewi saat itu sedang hamil 9 bulan dan diperkirakan akan melahirkan bayinya pada pertengahan Februari lalu. Di tengah bencana itu, Dewis ragu akan nasib bayi di dalam kandungannya.

Sugeng, sang suami, sudah kehilangan pekerjaan, karena pada saat dia hendak memulai sebuah usaha dagang, ternyata tempat yang akan digunakan tersebut terkena banjir. Persiapan menyambut kelahiran anak mereka pun masih belum ada. Dewi juga menuturkan traumanya, karena sebelum ini, dia pernah melahirkan anak pertama mereka, namun anak itu meninggal selang 2 hari setelah dilahirkan. Kemudian dia juga pernah mengalami keguguran pada saat dia sedang hamil anak kedua. Setelah 2 pengalaman yang pahit itu, Sugeng dan Dewi sangat mengharapkan kali ini anak mereka akan lahir dengan selamat dan sehat.

Pada tanggal 7 Februari 2007, tim SOLUSI dan OBI mengevakuasi Dewi dan Sugeng untuk membawa Dewi ke rumah sakit yang terdekat, yaitu Rumah Sakit Bersalin Asih Jakarta. Tim SOLUSI dan OBI segera membawa mereka ke dalam dan membayar semua biaya kelahiran si kecil. Ini adalah berkat kerjasama kami dengan mitra CBN dan OBI. Adalah kerinduan kami bersama-sama untuk membawa secercah harapan bagi keluarga Sugeng dan Dewi.

Bencana yang melanda kota Jakarta mungkin bagi sebagian besar orang merupakan satu kerugian yang sangat besar. Namun sebaliknya bagi Sugeng dan Dewi, bencana banjir ini justru membawa berkat besar. Tujuh hari setelah tim SOLUSI dan OBI mengantar mereka ke rumah sakit, kami mengunjungi mereka kembali.

Dewis sempat berkata pada anak yang masih berada di dalam kandungannya, "Kalau memang mau lahir sekarang saja nak, mumpung ada rejeki, mumpung ada yang membiayai kamu...". Tiba-tiba jam 02:30 dinihari, Dewi mulai merasakan perutnya mulas. Tepat di hari kasih sayang tanggal 14 Februari 2007, lahirlah buah hati Sugeng dan Dewi dengan sehat dan selamat, yang diberi nama Febriany Gusti Tresnowati. Tim SOLUSI dan OBI datang untuk ikut merasakan kebahagiaan mereka berdua. Sugeng dan Dewi sangat bahagia dengan kehadiran satu lagi anggota baru dalam keluarga mereka.

Tuhan telah bekerja dengan luar biasa dalam kehidupan keluarga pak Sugeng. Saat mereka dengan taat mencari dan berseru kepada Tuhan, dan saat mereka mencariNya dengan hati yang hancur, Tuhan menolong mereka di saat yang tepat.

Perbedaan agama, ekonomi, suku, dan status sosial bukan merupakan satu penghalang bagi kita untuk saling tolong-menolong antara satu dengan yang lain. Bahkan justru kita harus saling mengasihi sesama manusia seperti mengasihi diri kita sendiri. Satu kehormatan bagi tim SOLUSI dan OBI dapat dipakai oleh Tuhan untuk menolong mereka dalam keadaan sulit. Kami percaya, sebagaimana Tuhan menolong keluarga ini, Tuhan juga sanggup menolong anda.

Halaman :
1

Ikuti Kami