Jika Dia Berselingkuh

Marriage / 13 December 2005

Jika Dia Berselingkuh

Fifi Official Writer
5507
Selingkuh adalah salah satu fenomena yang sedang menjamur di masyarakat. Kalau itu menimpa orang lain, mungkin hanya akan menjadi bahan pembicaraan yang menarik bagi anda. Tapi bagaimana kalau itu menimpa anda?

Menemukan bahwa pasangan anda sedang terlibat perselingkuhan dengan orang lain, baik itu lewat pikiran maupun perbuatan adalah mimpi buruk setiap orang baik laki-laki atau perempuan. Rasanya dunia pasti mau kiamat. Perasaan yang langsung menyerang pasti bercampur aduk dan naik turun seperti roller coaster sehingga tidak tahu harus berbuat apa.

Jika masalah itu benar-benar terjadi pada anda, ingatlah beberapa hal berikut:

1. Jangan berdiri pada tahap ekstrim antara "cinta dan benci". Maksudnya, jangan terburu-buru berkata "putus" atau "cerai". Sebaliknya, tetap tenang dan pastikan bahwa keinginan anda yang paling utama ialah membangun hubungan yang sehat dengan pasangan anda, walau ia telah melakukan kesalahan.

2. Jangan berdiri pada tahan ekstrim "ini semua salah saya" atau "ini semua salah dia". Pikirkan dan evaluasi semuanya dengan kepala dingin.

3. Sebelum selidiki mengapa dia berselingkuh, tanyakan lebih dulu apakah dia berniat untuk melanjutkan hubungan dan memulai dari awal.

4. Cobalah bicarakan baik-baik berdua dan jangan dulu libatkan orang lain. Jika masih menghadapi jalan buntu, carilah bantuan teman baik yang lebih ‘dewasa' dalam berpikiran dan lebih berpengalaman supaya bisa membantu mencari jalan keluar terbaik. Bicara dengan orang yang salah dalam tahap ini akan membuat segalanya hancur berantakan.

5. Ingatlah bahwa tidak ada orang yang bangun di pagi hari dan tiba-tiba memutuskan untuk menjadi seorang yang tidak setia. Sebelum perselingkuhan terjadi, pasti sudah terbentuk lebih dulu di hati dan pikirannya. Itulah yang harus dibereskan.

6. Inilah kesempatan untuk membuat diri sendiri menjadi orang yang lebih sabar dari sebelumnya.

7. Mencobalah mengerti semua alasan yang ia buat, karena setiap orang bisa berbuat salah.

8. Tetap berpikir dan bertindak positif baik padanya maupun pada diri sendiri.

9. Cepatlah buang perasaan luka dan kesal dan segeralah mengampuni bahkan sebelum ia minta maaf. Pengampunan akan membuat anda lebih mudah dalam menghadapi semuanya, dan tetaplah berdoa.

10. Selalu siap untuk memperbaiki diri jika memang itu baik.

Jika pasangan anda berselingkuh, keputusan untuk tetap melanjutkan hubungan atau tidak, terletak di tangan anda jika anda belum menikah. Anda sendiri yang memutuskan apakah dia berhak mendapat kesempatan kedua atau tidak sama sekali.

Tapi jika anda sudah menikah, mempertahankan sebuah pernikahan adalah satu-satunya pilihan yang anda miliki. Percayalah bahwa jika anda bisa melalui masalah perselingkuhan ini dengan bijaksana, rumah tangga anda bisa dimulai kembali, bahkan lebih indah dari sebelumnya, dengan pertolongan Tuhan tentunya.
Halaman :
1

Ikuti Kami