Anak Saya Kegemukan?

Parenting / 12 December 2005

Kalangan Sendiri

Anak Saya Kegemukan?

Fifi Official Writer
3721
Apakah anak saya terlalu gendut? Pertanyaan ini sering muncul di benak orangtua baik di rumah, di perbincangan dengan kerabat, atau di ruangan praktik dokter anak. Obesitas adalah masalah umum dan masih bisa diatasi, terutama pada anak. Jika pada kenyataannya anak anda belum terlalu gemuk, cegahlah proses untuk menjadi semakin gemuk.

Ada tiga sebab obesitas pada anak. Genetika, makan berlebihan, dan kurang bergerak. Dan kadang kombinasi dari ketiganya-lah yang menjadi penyebab. Hanya 1% saja dari seluruh kasus kegemukan yang diakibatkan oleh masalah hormonal.

Apakah anak gendut bertumbuh jadi orang dewasa yang gemuk pula?
Sebuah studi menunjukkan bahwa jika berat badan orangtua dari anak tersebut normal, maka anak yang mengidap obesitas di usia 1-3 tahun tidak memiliki resiko obesitas di usia dewasanya nanti. Tapi jika anak berusia 1-3 tahun yang obesitas tersebut memiliki orangtua dan saudara-saudara yang juga mengalami kelebihan berat badan, maka resiko obesitas di usia dewasa sangat tinggi.

Pada dasarnya, gen pada diri seseorang tidak bisa diubah. Tapi pola makan dan gaya hidup masih bisa diatur. Karena itu, sebagai orang tua, anda dapat menentukan berat bada anak anda sendiri. Beberapa aturan ini cukup penting untuk diikuti:

  • Ciptakan atmosfer makanan sehat di rumah anda secara konsisten. Jika anda harus makan banyak secara tidak sehat pada acara-acara ternetu seperti di pesta kawin, tekankan pada anak bahwa pola makan tidak sehat hanya boleh dilakukan sekali-sekali saja.

  • Lakukan perubahan permanen. Maksudnya jangan mengubah porsi makan hanya dalam rangka diet saja. Tapi lakukan itu sebagai perubahan gaya hidup.

  • Untuk anak diatas dua tahun, susu yang kandungan lemaknya tidak banyak sudah boleh digunakan.

  • Biasakan minum air putih banyak sejak kecil.

  • Jangan biasakan anak untuk menikmati makanan ringan seenaknya.

  • Hindari es krim dan ganti keberadaanya dengan buah-buahan atau yogurt.

  • Dalam mendidik anak, jangan jadikan makanan sebagai iming-iming jika ia berhasil melakukan sesuatu.

  • Jangan pikir bahwa makin gendut makin sehatlah anak anda.

  • Jangan pikir pula bahwa anak yang lucu hanyalah yang berpostur
bulat. Lebih pikirkan kesehatan dan keberadaannya secara jangka panjang.

Sebab lain obesitas ialah karena kurang bergerak. Televisi, mainan di internet, maupun game-game lain, membuat anak duduk kebanyakan dan jarang bergerak. Untuk kesehatan, dianjurkan agar anak berada di depan TV tidak lebih dari 2 jam saja perhari.

Jika seorang anak sudah benar-benar obesitas, maka anda sebaiknya pergi ke dokter anak untuk memeriksanya terlebih dahulu untuk mendeteksi adanya penyakit gula, tekanan darah tinggi atau deperesi pada diri si anak, sebelum memulai program diet atas dirinya.

Dan ketahuilah bahwa walaupun anak anda terlihat lucu dan menggemaskan dalam keadaan gemuk, keadaan itu sama sekali tidak diinginkannya terus menerus, apalagi jika ia bertumbuh dengan kondisi demikian makin dewasa. Makin besar ia, makin sulit ia kembali ke berat badan yang normal. Karena itu, perhatikan makanan anak anda supaya mereka tetap sehat namun memiliki berat badan yang stabil.
Halaman :
1

Ikuti Kami