Membongkar 4 Huruf: SEKS

Membongkar 4 Huruf: SEKS

Fifi Official Writer
6979
Banyak pasangan menikah yang masih merasa tabu membicarakan seks. Padalah seks adalah anugerah dan hadiah Tuhan yang spesial untuk pasangan menikah yang saling mengasihi. Dalam Kidung Agung pun, topik seksual dibahas dengan puitis dan indah.

Karena itulah, para pasangan yang baru menikah atau yang sudah lama menikah harus kembali ke keindahan seks yang dirancangkan Tuhan sejak semula. Praktisnya bagaimana?

1. Komunikasi dalam hubungan seksual adalah sesuatu yang harus dihidupkan oleh pasangan. Dalam Kidung Agung, ada komunikasi yang tercipta dalam bentuk puisi dan pribahasa yang memang merupakan gaya bahasa yang ‘in' di jaman itu. Ya di jaman sekarang, komunikasi yang tercipta harus se- ‘in' mungkin. Kalau perlu, setiap pasangan harus memiliki bahasa mereka sendiri, yang dimengerti oleh keduanya. Dengan begitu, mereka tidak menyimpan kekesalan atau kerinduan dalam hati saja, tapi bisa dikomunikasikan. Komunikasikanlah segala hal berdua!

2. Merupakan suatu kenyataan bahwa banyak sekali orang yang tidak PD dengan tubuhnya. Terlalu gendut, terlalu kurus, atau inilah, atau itulah. Wanita terutama, sangat terpengaruh oleh hal ini. Akibatnya, hubungan seks pun terpengaruh. Wanita jadi tidak menikmati hubungannya dengan sang suami karena telah kehilangan rasa nyaman terhadap dirinya sendiri.

Jika dibiarkan, makin lama akan makin parah. Kidung Agung memberi solusi mengenai hal ini, yaitu lewat pujian. Pemberian pujian kepada wanita/pria oleh pasangannya sangatlah penting untuk mengembalikan rasa diinginkan dan diterima apa adanya. Pujian adalah suatu kebutuhan setiap orang dan membantu mengembalikan kenyamanan pasangan menyangkut hubungan seksual.

3. Menyangkut hubungan seksual, pasangan harus punya persetujuan bersama untuk apa yang layak atau tidak dalam hubungan mereka. Dan apapun yang mereka putuskan untuk menjadi batas dalam hubungan mereka, harus didalam batas-batas kekudusan Tuhan juga. Inilah yang selama ini sudah dirusak oleh iblis lewat apa yang dipromosikan dunia ini. Hubungan seksual adalah sesuatu yang intim dan dan privasi, milik dua orang yang saliang mencintai dalam hubungan pernikahan.

Jika tidak ada batas yang benar dalam hubungan tersebut, maka iblis dengan mudah akan menodainya dengan banyak hal. Salah satu contohnya ialah kehadiran ‘pihak ketiga' lewat fantasi salah satu pasangan. Orang ketiga ini bisa hadir melalui majalah, vcd, atau internet porno yang pernah dilihat oleh pasangan, atau bahkan benar-benar sosok manusia sebagai hasil perselingkuhan. Hal-hal seperti inilah yang merusak indahnya seks dari Tuhan.

4. Dalam seks, masing-masing pasangan harus memikirkan pasangannya lebih dari dirinya sendiri. Kidung Agung menyatakannya dengan jelas. Suami harus melayani istri dan memberi yang terbaik, begitupun sebaliknya. Jika ini tidak ada, maka yang ada hanyalah keegoisan semata. Keegoisan bisa berlangsung begitu lama hingga salah satunya akan benar-benar merasa hambar jika menyangkut hubungan seksual. Mereka bahkan bisa enggan dan muak berhubungan seksual dengan pasangannya sendiri.

Akibatnya, hubungan rumah tanggapun hancur. Melayani dan memberi terbaik untuk pasangan bukan berbicara mengenai "mau berbuat apa saja untuk pasangan", tapi memikirkan pasangan dan mengutamakannnya lebih dari diri sendiri. Bayangkan jika masing-masing dari pasangan melakukan hal ini. Betapa indahnya.

5. Yang penting dalam hubungan seksual ialah adanya luka. Jika pasangan pernah melakukan aborsi, pernah diperkosa, pernah memberi keperawanan kepada pria lain sebelum menikah dengan suami, pernah mengambil keperawanan orang lain sebelum bertemu istri, pernah selingkuh dsb, ini semua akan menyebabkan luka dalam yang berpengaruh besar dalam hubungan seks dengan pasangan. Semua luka masa lalu ini harus dibereskan jika ingin hubungan seksual yang luar biasa. Berdoa minta Tuhan membebaskan kita dari luka masa lalu yang mengikuti agar pernikahan kita semakin diberkati.

Mau mengalami pemulihan di tempat tidur anda? Ingat kelima hal diatas!

Ikuti Kami