Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lestari99

Official Writer
9880


Washington - Hanya 15 menit olahraga menendang bola disekitar halaman rumah atau berenang setiap hari bisa menjaga anak dari obesitas, demikian dikatakan peneliti Inggris dan AS baru-baru ini.

Satu studi terhadap 5500 anak-anak yang bersedia memakai perangkat sensor gerakan menunjukkan bahwa mereka yang berolah raga lebih sering akan punya kemungkinan lebih sedikit untuk mengalami obesitas - dan ledakan aktifitas kelihatannya akan amat menolong bagi anak-anak ini.

Anak-anak yang melakukan 15 menit olahraga bisa perharinya - setara dengan jalan cepat - 50% lebih sedikit mengalami obesitas dibanding anak-anak yang tidak aktif, demikian peneliti melaporkan di jurnal Public Library of Science PLoS Medicine.

Andy Ness dari University of Bristol dan koleganya menulis : "Data kami mengisyaratkan bahwa semakin tinggi intensitas aktivitas fisik bisa jadi lebih penting dari total kegiatan keseluruhan"

Chris Riddocj dari Britain Bath University yang bekerja pada studi ini mengatakan dalam satu pernyataan : "Studi ini menyediakan sejumlah bukti kuat pertama tentang hubungan antara aktivitas fisik dan kegemukan pada anak-anak. Kita tahu bahwa diet itu penting, namun apa yang riset ini katakana pada kita bahwa kita harusnya tidak melupakan tentang aktivitas fisik. Menjadi amat mengejutkan bagi kita bagaimana olahraga yang terkecil sekalipun ternyata memberikan hasil yang dramatis".

Kegemukan meningkat pesat di banyak negara, apalagi di AS dimana 60% dari populasinya mengalami kelebihan berat badan atau kegemukan. Kegemukan menjadi masalah utama juga di Inggris dan banyak negara Eropa, bahkan telah masuk di negara-negara Asia.

Telah jelas bahwa orang-orang memakan lebih banyak kalori daripada yang dibakar tubuh mereka, namun peneliti tidak dapat setuju apakah diet ataukah olahraga yang lebih penting - dimana kemungkinannya olah ragalah yang lebih baik.

Ness dan tim-nya ini mempelajari 5500 anak-anak, yang rata-rata berusia 12 tahun, yang bersama ibu mereka juga mengambil bagian dalam studi kesehatan jangka panjang.

Anak-anak ini setuju untuk memakai alat yang disebut accelerometer yang bisa mengukur aktivitas, dan kemudian mereka menjalani scan sinar X untuk mengukur lemak tubuh. Peneliti mengukur anak-anak dengan 10% tingkatan massa lemak atau kegemukan.

Semakin sedikit anak berolahraga, semakin besar kemungkinan mereka mengalami kegemukan. Peneliti menuliskan : "Hubungan ini memberi kesan bahkan satu aktivitas paling sederhana, lalu meningkat hingga 15 menit aktivitas yang lumayan keras, kemudian aktivitas fisik penuh tenaga kemungkinan menghasilkan pengurangan yang tajam dari kegemukan dan kelebihan berat badan".

Hasil penelitian ini bisa dibaca pada :
http://medicine.plosjournals.org/perlserv/?request=get-document&doi=10.1371/journal.pmed.0040097.

Sumber : medicine.plosjournals.org - reuters


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Evi 26 January 2020 - 06:57:18

Saya minta doa, akan operasi benjolan tiroid mingg.. more..

0 Answer

Sandry Muskitta 23 January 2020 - 23:19:37

Baru sama sekali

0 Answer

Sandry Muskitta 23 January 2020 - 23:17:44

Baru sama sekali

0 Answer


[email protected] 22 January 2020 - 18:35:12
Saya sedang ada masalah financial, mohon bantu did... more..

Ika Wiji 20 January 2020 - 17:14:09
Mohon bntuan doa dan dukungannya. Saat ini saya se... more..

King Wardi 16 January 2020 - 20:07:08
Saya mohon didoakan, agar saya mendapatkan pekerja... more..

Dianawaty 16 January 2020 - 15:05:05
apa yg harus ak lakukan hununganku dengan kakak yg... more..

Banner mitra januari 4


7268

Banner solusi talks