Kawan, Jadilah Penjaga!

Kata Alkitab / 22 November 2005

Kalangan Sendiri

Kawan, Jadilah Penjaga!

Admin Spiritual Official Writer
5487

Sebagai seorang ayah, anda adalah pembela yang secara pribadi harus menghentikan setiap pemangsa yang mencoba menyerang keluarga anda. Apakah penyerang itu berupa roh, manusia atau binatang, untuk mendapat jalan masuk anda harus menghadap pada kekuasaan tertinggi dan otoritas sebagai manusia yang ber-Tuhan. Tidak ada jaminan bahwa musuh tidak akan datang. Seringkali meski semua telah kita lakukan, tantangan keadaan tetap muncul, namun adalah kebodohan jika kita tidak mengambil setiap persiapan untuk membuat hal itu menjadi kemungkinan yang sulit bagi musuh untuk mencurinya.

Banyak pria telah bersiap untuk membela keluarganya dari serangan secara fisik, namun hanya beberapa orang saja yang bersiap untuk membela keluarga mereka dari serangan secara spiritual. Meskipun mereka telah mengalahkan pencuri dan pelaku kriminal, mereka masih bisa terserang oleh rasa bersalah, perubahan tidak wajar yang dilakukan personal dan masalah moral. Mereka kurang diperlengkapi untuk membangun pertahanan terhadap depresi, bunuh diri, kekerasan terhadap anak, atau roh lain yng mungkin akan menjadikan rumah mereka target. Kita tidak dapat membunuh semua ini dengan senjata api, namun kita dapat menghentikan mereka melalui doa.

Setan benci untuk melihat doa yang dinaikkan para pria karena dia tahu kita menjagai rumah kita melalui doa syafaat itu. Kita berdiri dalam posisi otoritas yang tidak bisa dikalahkan dalam rumah kita bila istri dan anak-anak diperisai dengan doa.

Para pria-nya Allah, anda dan saya tidak kurang pertolongan. Bahkan ketika kita berperang dengan kekuatan spiritual di tempat tinggi, kita datang peda pertarungan dengan kekuatan yang tidak dapat dihentikan dan senjata yang tidak dapat dikalahkan.

Berjagalah terhadap orang yang anda cintai melalui doa. Biarkan anak anda melihat anda melayani mereka melalui doa anda. Doa adalah alat yang ajaib untuk melindungi mereka yang anda cintai. Ketika anda berdoa, Tuhan seringkali memberikan arah dan instruksi untuk menolong anda menyelamatkan keluarga dari serangan. Dia melakukan hal itu kepada nabi Nuh dan juga untuk Maria dan suaminya Yusuf. Tuhan juga akan melakukan hal itu untuk anda.

Ada perbedaan antara "ide yang baik" dan "gagasanNya Tuhan". Gagasan Tuhan dikandung dan dipelihara dalam kandungan doa. Ini bukanlah sekedar spekulasi atau usaha. Itu lahir dan datang melalui tindakan sederhana dari rencana Tuhan yang diberikan pada anda melalui doa.

Sekali anda tahu bahwa anda mempunyai "gagasan Tuhan", tolaklah untuk membiarkan seseorang mengintimidasi anda dengan kebijakan dunia. Ketika anda telah menerima nasehat Tuhan atas masalah itu, tetapkan hal itu. Jangan biarkan rencana Tuhan terkontaminasi oleh orang bijak yang mungkin tidak punya pikiran Tuhan untuk kondisi yang anda alami. Jangan bingung dengan manipulasi orang lain. Beberapa orang begitu bimbang hingga mereka amat sulit untuk diikuti. Pria yang tidak pernah membuat keputusan tegas membiarkan musuh menggantikan agenda Tuhan yang baik untuk hidup mereka.

"Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, -- yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit --, maka hal itu akan diberikan kepadanya. Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. (Yakobus 1:5-7)

Para pria-nya Tuhan melindungi rencananya, hikmatnya dan keluarganya dari serangan spiritual. Dia juga menjaga Firman Tuhan dan meneruskan kebiasaan yang Tuhan inginkan diteruskan pada keluarganya. Latihlah anak anda mengerti bagaimana berjalan bersama Tuhan. Ajarkan mereka bahwa anda melayani Tuhan bukan dengan kekuatan enrgi. Anda tidak hanay percaya "kekuatan dari tempat tinggi karena persepsi anda mungkin tidak fokus pada Tuhan. Jadilah penjaga secara kebenaran spiritual. Ajar anak anda pentingnya iman. "Iman dalam iman" mungkin adalah barang murah bagi konsep humanisme dimana manusia memuja keinginannya sendiri. Iman anda bukanlah "berhubungan dengan energi yang dicari dari obyek tertentu untuk memperlengkapi dirinya untuk bisa berubah". Iman anda ada pada Tuhan, dan uhan itu punya nama. Dia adalah Tuhan yang nyata.

Rahmat, damai sejahtera dan kasih kiranya melimpahi kamu. Saudara-saudaraku yang kekasih, sementara aku bersungguh-sungguh berusaha menulis kepada kamu tentang keselamatan kita bersama, aku merasa terdorong untuk menulis ini kepada kamu dan menasihati kamu, supaya kamu tetap berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus. (Yudas 3:1-2)

Orang yang percaya pada Tuhan cenderung punya kepercayaan yang kuat - bahkan jika ia orang pemalu sekalipun atau orang gagap seperti Musa. Orang akan mengikuti apa yang anda ajarkan secara sederhana karena anda mengajarkannya

Pastikan pesan anda nyata dan benar. Orang menetralisir kesaksian mereka pada Tuhan dengan mengatakan : "Apa saja yang anda ingin percayai, itu bukan soal". Hal ini menggelikan. Berikan setiap orang, dewasa dan anak-anak pengertian yang benar tentang kebenaran. Anda tidak dapat membuat mereka percaya, namun anda dapat meyakinkan bahwa anda mengerti benar iman anda dan anda telah mengkomunikasikan hal itu.

Doa seorang pria mengumpulkan warisan yang kaya. Itu adalah akumulasi semua yang ia tahu tentang Tuhan. Doa spesial seorang ayah bgi keluarganya seharusnya akan mengalir kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari iman percayanya. Hikmat ini membuat Tuhan berada mengakar dalam diri anak-anak. Ini yang tidak mudah untuk digoyahkan.

Apakah anda memiliki warisan spiritual?. Apakah ada mujizat dalam dalam hidup anda? Adakah yang anda tahu tentang apa yang Tuhan miliki untuk anda?. Jagalah warisan iman pada Tuhan dan siapkan hal itu denga meneruskannyapada anak anda. Itu mungkin akan menyelamatkan mereka dari kesalahan dan penderitaan. Mereka akan tahu apa yang anda tahu tanpa harus mengalami penderitaan seperti yang anda alami.

Dan berkatalah ia kepada orang Israel, demikian: "Apabila di kemudian hari anak-anakmu bertanya kepada ayahnya: Apakah arti batu-batu ini? maka haruslah kamu beritahukan kepada anak-anakmu, begini: Israel telah menyeberangi sungai Yordan ini di tanah yang kering! -- sebab TUHAN, Allahmu, telah mengeringkan di depan kamu air sungai Yordan, sampai kamu dapat menyeberang seperti yang telah dilakukan TUHAN, Allahmu, dengan Laut Teberau, yang telah dikeringkan-Nya di depan kita, sampai kita dapat menyeberang, supaya semua bangsa di bumi tahu, bahwa kuat tangan TUHAN, dan supaya mereka selalu takut kepada TUHAN, Allahmu." (Yosua 4:21-24)

Sumber: T.D. Jakes - CBN

Sumber : Sumber: T.D. Jakes - CBN
Halaman :
1

Ikuti Kami