Tidak Terlihat Dan Terpikirkan

Tidak Terlihat Dan Terpikirkan

Admin Spiritual Official Writer
7244

Setiap kita adalah orang-orang sibuk. Apakah kita sedang bekerja atau bermain, pikiran kita tetap bekerja bahkan lebih cepat dari tubuh kita. Kebanyakan kita lebih suka tetap sibuk, tapi ada begitu banyak hal yang harus dilakukan dan tidak ada cukup waktu untuk melakukannya. Manajemen waktu dapat membantu kita untuk melakukan prioritas, tapi terkadang kita pergi tidur masih dengan berharap seandainya kita masih memiliki waktu atau energi untuk melakukan beberapa hal dari "daftar kerjaan" kita.

"Di luar penglihatan, di luar pemikiran" menyinggung kita dengan sikap kita yang seringkali memperdulikan hal-hal yang tepat ada di depan kita dengan meninggalkan hal-hal yang lebih real untuk dilakukan kemudian. Hal itu dapat digambarkan seperti orang yang memperhatikan hal-hal di luar rumah terlebih dahulu, segala macam hal yang terlihat oleh orang lain, dan tidak terlalu khawatir dengan yang di dalam, dimana hanya sedikit orang yang memperhatikannya.

Kita pun melakukan hal yang sama dalam kerohanian kita. Kita pergi ke gereja dan menolong dengan berbagai macam cara karena orang lain dapat melihatnya. Bagaimana dengan yang di dalam? Apakah kita menyediakan waktu untuk merenungkan Firman dan berdoa agar semakin dekat dengan Dia yang kita sembah di gereja? Apakah kita sedang berusaha untuk menjadi serupa dengan Yesus - Dia yang seharusnya ada di hati setiap jemaatnya - apakah dia majelis atau pembangun tubuh Kristus?

Orang Farisi lebih memperhatikan penampilan luar mereka di hadapan manusia daripada hubungan pribadi mereka dengan Allah. Yesus mencela usaha mereka untuk membuat diri mereka tampak baik dalam hal memberi, berdoa dan berpuasa. Yesus memerintahkan para muridnya untuk berdoa, memberi dan berpuasa dengan sembunyi-sembunyi, dan Bapa akan memberikan upah dengan terang-terangan. Menjadi terlihat dan dipuji orang lain tidak akan dapat mempertahankan lilin yang Tuhan miliki untuk menghargai mereka yang melayani dan mengasihiNya dengan hati yang tulus.

Kita tidak akan pernah keluar dari pandangan ataupun pikiran Tuhan. Mazmur 33:18 berkata,

Sesungguhnya, mata TUHAN tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya

II Tawarikh 16:9a berkata,

Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia.

Ayub 36:7 berkata,

Ia tidak mengalihkan pandangan mata-Nya dari orang benar, tetapi menempatkan mereka untuk selama-lamanya di samping raja-raja di atas takhta, sehingga mereka tinggi martabatnya.

Terima kasih Tuhan karena meskipun aku terkadang dibingungkan dengan langkah hidup ini yang begitu mengkhawatirkan, Engkau tidak pernah terlalu sibuk untukku. Dan Dia tidak pernah terlalu sibuk untukmu. God bless you.

Sumber : Sumber: Bob Noebel - cbn.com

Ikuti Kami