Amerika Serikat Kurangi Pasukan Di Irak

Amerika Serikat Kurangi Pasukan Di Irak

Puji Astuti Official Writer
5269
 JAWABAN.com - Menteri Pertahanan Amerika Donald Rumsfeld telah mengumumkan pengurangan pasukan tempur Amerika di Irak. Rumsfled mengatakan bahwa jumlah pasukan Amerika akan dikurangi sebanyak dua brigade tempur, antara lima ribu sampai sembilan ribu orang.

Rumsfeld berbicara di Fallujah setahun setelah kota itu diserang oleh pasukan Amerika dan tentara pemerintah Irak.

Pengurangan lebih lanjut menurut Rumsfeld akan dilakukan di tahun 2006.
Dalam kunjungan ini, Rumsfeld ditemani oleh komandan militer Amerika di sana George Casey.

Proses politik
Tambahan sekitar 20 ribu tentara dikirim ke Irak guna memperkuat keamanan menjelang pemilihan umum baru-baru ini, dan Rumsfeld sebelumnya mengatakan bahwa jumlah pasukan itu akan diturunkan di bulan Januari, ke tingkat sekitar 138 ribu pasukan.

Pengumuman hari Jumat ini merupakan hal yang pertama dari Rumsfeld bahwa jumlah pasukan akan berada di bawah batas tersebut.

Rumsfeld akan bertemu Presiden Jalal Talabani, setelah tinggal semalam di sana, hal pertama kalinya yang dilakukan sejak jatuhnya Saddam Hussein.

Setelah kedatangannya, Rumsfeld mengatakan Irak memerlukan waktu guna membentuk pemerintahan demokratis, menyusul pemilihan umum 15 Desember.
"Rakyat Irak yang terlibat dalam proses ini, masih baru dalam proses politik. Jadi saya masih diperlukan banyak waktu." katanya.
"Ini adalah pencapaian besar yang berhasil dilakukan dalam waktu yang sangat singkat." tambah Rumsfeld.

Lebih dari 2.100 tentara Amerika tewas di Irak sejak invasi pasukan Amerika di Irak tahun 2003, sementara jumlah warga Irak meninggal lebih dari 30 ribu orang.

Jajak pendapat menunjukkan sebagian besar warga Amerika tidak senang dengan caranya menangani konflik tersebut, dan beberapa anggota Senat mempertanyakan seberapa lama pasukan Amerika harus berada di sana.(joe)
Sumber : bbc/ap

Ikuti Kami