Budhi Marpaung

Official Writer
1803


Peristiwa gempa bumi yang terjadi di Meksiko, Selasa (19/9) meninggalkan kesedihan mendalam khususnya bagi seorang pria yang tidak disebutkan namanya. Bagaimana tidak, pada kejadian tragis itu, 11 anggota keluarganya termasuk bayi perempuan berusia dua bulan tewas seketika.

Seperti dilansir christiantoday, pria dan seluruh anggota keluarganya sedang berada di dalam gereja Santiago Apostol. Mereka berada di sana untuk menghadiri acara pembaptisan salah seorang anggota keluarganya yang berusia dua bulan.

Ketika acara sedang berlangsung, gempa bumi terjadi. Atap gereja pun ambruk dan menimpa seluruh orang yang ada di dalam.

Sejumlah orang yang selamat adalah sang ayah bayi perempuan, pastor, dan asisten pastor, demikian ungkap Keuskupan Agung Puebla.

"Itu adalah adegan horor, kesedihan dengan sebagian besar orang di dalam gereja sedang sekarat," ungkap asisten pastor Lorenzo Sanchez kepada Associated Press (AP).

Baca Juga: Inilah 5 Rahasia yang Harus Diketahui Setiap Pasangan Kristen yang Baru Menikah

Sanchez mengatakan bahwa mereka yang selamat pindah ke sudut gedung gereja saat goyangan dimulai, sementara mereka yang meninggal dunia tidak sempat melakukannya.

"Salah satu hal yang mereka ajarkan kepada kita adalah tetap berpegang pada tembok gereja, yang sudah tua dan strukturnya agak kacau," kata Sanchez.

AP melaporkan bahwa ketika tanah berhenti bergetar, orang-orang yang di dalam gereja meminta bantuan dengan menggunakan pengeras suara dan penduduk di sekitar dengan cepat tiba sambil masing-masing membawa sejumlah perkakas seperti sekop, pangkur dan rantai untuk mengumpulkan puing-puing.


(Korban gempa bumi di Mexico City, Meksiko, yang selamat sedang dibawa pihak paramedis / Sumber: AP Photo - Rebbeca Blackwell dalam Abc7.com)

Penduduk setempat menggali puing-puing bangunan berjam-jam dan akhirnya menemukan bahwa ke-11 kerabat tersebut telah meninggal dunia.

Para penyelamat yang kelelahan pun meletakkan mayat di jalan yang sama di mana sebuah pesta akan diadakan setelah pembaptisan. Mayat-mayat tersebut ditutupi kanvas agar terlindung dari hujan.

Adapun nama yang tewas: Florencio, Fidela, Aurelia, Manuela, Maria de Jesus, Carmen, Samuel, Azucena, Feliciana, Susana dan Elideth – bayi perempuan yang akan dibaptis.

Gempa bumi berkekuatan 7,1 skala richter (SR) pada Selasa lalu menggoyang sejumlah wilayah di Meksiko dimana salah satu yang terparah adalah Puebla. Khusus di Puebla, ada lebih dari 40 orang yang dinyatakan tewas. Sementara, ketika berita ini ditulis, jumlah korban jiwa di seluruh Meksiko akibat gempa bumi sedikitnya mencapai 217 orang.

Sumber : christiantoday.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

0 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

Banner Mitra Juni Week 1-2


7250

Banner Mitra Juni Week 1-2