Umat Kristen Hong Kong Tolak Diskriminasi Agama di Tiongkok

Umat Kristen Hong Kong Tolak Diskriminasi Agama di Tiongkok

Lori Official Writer
2568

Lebih dari 50 warga Kristen yang berasal dari beragam institusi Kristen di Hong Kong berunjuk rasa di depan kantor perwakilan Beijing. Puluhan warga yang berasal dari Lembaga Kristen Hong kong, Persekutuan Sosial Kristen, Komisi Keadilan dan Perdamaian Hong Kong serta Kristen bagi Masyarakat Hong Kong ini menolak diskriminasi agama yang terjadi di Tiongkok.

Kardinal Joseph Zen Ze-Kiun adalah salah satu yang tampak di tengah-tengah demonstrasi tersebut. Dia bersama rekan-rekan lainnya menyerukan protes terhadap pelanggaran kebebasan beragama yang dilakukan pemerintah Tiongkok. Mereka mengecam tindakan pemaksaan terkait peristiwa penurunan salib dari sekitar 2000 gereja di Zhejiang dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini.

Para demonstran menggelar ibadah yang dipimpin oleh kardinal Ze-Kiun dan dilajutkan dengan peletakan karangan bunga sebagai bentuk penghormatan bagi mereka yang meninggal demi memperjuangkan kebebasan beragama di Tiongkok. Dalam khotbahnya, kardinal Ze-Kiun mengatakan tidak bisa hanya menyaksikan saudara-saudara seiman mereka di Tiongkok dengan diam saja. Dia meminta para pemimpin negara menyelidiki situasi, melepaskan pemimpin agama yang dipenjara, dan memberikan kembali kebebasan beragama kepada warga negara.

“Kita tidak bisa hanya menjadi penonton. Jika kita tidak bicara, kita sama dengan kaki tangan (mereka). Kita ingin melihat kepemimpinan negara yang serius menangani tindakan barbar yang dipakai untuk merampas kebebasan beragama dan jaminan keselamatan pribadi atas hak-hak warga negara untuk dikembalikan kepada para jemaat,” ucap Ze-Kiun.

Selain itu, mereka juga menyampaikan kecemasan terkait pernyataan Presiden Tiongkok Xi Jinping tentang kampanye anti-Kristen yang akan mempengaruhi seluruh Tiongkok, termasuk Hong Kong. Dalam pernyataannya itu, presiden Xi Jing menekankan otoritas Partai Komunis terhadap gerak gerik kelompok agama di Tiongkok.

Mari dukung dalam doa agar tindakan pemerintah Tiongkok untuk menyingkirkan keberadaan orang-orang percaya dibatalkan dan kuasa Tuhan bekerja atas Tiongkok.

Sumber : Christiantoday.com/jawaban.com/ls

Ikuti Kami