Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Budhi Marpaung

Official Writer
3422


Idiom "lebih susah mempertahankan daripada mengawalinya" sangat cocok ditujukan kepada sebuah lembaga yang bernama pernikahan. Bagaimana tidak, di saat dua orang berlainan jenis kelamin memutuskan untuk menjadi satu maka itu sama saja dengan mereka menandatangani perjanjian dengan Tuhan bahwa mereka tidak akan terpisah sampai maut memanggil mereka.

Salah satu hal yang dapat menghancurkan komitmen sehidup semati yang pernah suami istri katakan di saat menikah dahulu adalah karir. Mungkin beberapa dari Anda menganggapnya ini keliru atau salah besar, tetapi kebenarannya memang karir yang kita jajaki berpotensi menghancurkan rumah tangga kita. Mengapa begitu?

Di saat pekerjaan atau usaha Anda sedang mengalami peningkatan maka otomatis waktu Anda juga akan banyak tersita. Pertemuan dengan pasangan pun pasti berkurang dengan sendirinya. Banyak suami istri yang mengatasi masalah ini dengan cara "pertemuan berkualitas". Akan tetapi, itu tak selamanya berjalan dengan baik.

Persoalan bertambah yakni ketika sang suami atau istri mendapatkan posisi tinggi di sebuah perusahaan atau menjadi seorang sineman yang begitu terkenal. Perasaan merasa superior dari pasangan kerap melanda suami/istri yang mengecap kesuksesan. Ini tentu buruk karena pasangan Anda akan beranggapan ia tidak dihargai lagi. Jika sudah begini, konflik akan terus bermunculan. Hal kecil pasti selalu menjadi besar.

Lalu kalau begitu, bagaimanakah sikap yang harus diambil agar pernikahan tetap kokoh dan bahagia tanpa harus "mengorbankan" karir yang sedang menanjak?

1. Tetaplah menjadi pasangan yang baik, rendah hati, dan penuh kasih

2. Tetaplah menjalankan peran Anda di rumah tangga sebagaimana mestinya

3. Sediakan waktu bersaat teduh bersama setiap harinya

4. Setiap hari, berkomunikasilah dengan pasangan

5. Hargai "hari bersama" yang telah Anda berdua sepakati sejak dahulu

6. Tetaplah beribadah bersama setiap minggunya

Menerima berkat Tuhan seperti promosi kerja, usaha yang berhasil, karya yang disukai banyak orang tentunya menyenangkan, tetapi janganlah Anda terlena. Ingatlah, Anda meraih semua itu pada saat Anda berumah tangga, jadi dengan kata lain pasangan Anda memiliki kontribusi di dalam apa yang Anda capai.

Kesuksesan Anda adalah kesuksesan pasangan Anda, sebaliknya kesuksesan pasangan Anda adalah kesuksesan Anda.

Sumber : berbagai sumber/bm

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Pransisca Ivana 22 November 2019 - 09:03:00

Mohon bantuan doanya untuk saya kiranya Tuhan berk.. more..

1 Answer

Anggun Nur amali 21 November 2019 - 13:56:17

Dampak jika tidak melayani pelanggan dengan baik

0 Answer

Jupry 21 November 2019 - 13:54:45

Bagaimana cara menghilangkan kebiasaan buruk berju.. more..

0 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 3


7267

Banner Mitra November Week 3