Share this article :

Dua Perahu Dayung

 Sat January 7th, 2017
 883

Artikel ini ditulis oleh :

Lori Mora

Official Writer
 

Dua Perahu Dayung Sumber : Conspiracy Cafe

Bayangkan dirimu berada di tengah-tengah danau dan berdiri di atas 2 perahu dayung dengan satu kaki pada satu perahu dayung dan satu kaki lagi pada perahu dayung yang lain. Tapi salah satu perahu dayung itu punya sebuah lubang dan tenggelam dengan cepat.

Jelas kamu juga bakal ikut tenggelam kalau-kalau kamu nggak mau melakukan sesuatu. Perahu dengan lubang melambangkan diri kita dengan segala kebocoran yang disebabkan karena dosa. Perahu tanpa lubang melambangkan Kristus. Jelas kelihatan kalau dengan satu kaki saja di atas masing-masing perahu, kita akan berakhir di tempat yang sama yang bernama ‘diri sendiri’. Satu-satunya tempat yang aman adalah meletakkan kedua kaki kita di perahu yang bertanda Kristus.

Atau bayangkan dirimu sedang berusaha menyeberangi satu jurang ke jurang lain yang berjarak sekitar 100 kaki. Jarak dari kakimu ke jurang itu sekitar 5000 kaki. Tapi kamu punya seutas tali yang kuat yang sanggup menahan berat badanmu sampai berton-ton. Kendati begitu, kamu akan menemukan kesulitan kalau kamu hanya punya seutas tali sepanjang 50 kaki bukan?

Lalu aku mencoba meyakinkan kamu supaya jangan khawatir. Karena aku juga punya seutas benang sepanjang 50 kaki. Kita bisa sama-sama mengikatkan tali dan benang kita dan mengikatnya ke pohon yang ada di seberang jurang. Nah dengan itu kamu bisa menyeberang.

Sayangnya, kamu menolak tawaranku. Lalu aku mulai bertanya, “Apa sih masalahmu? Apa kamu tidak percaya dengan tali ini?” “Ya,” jawabmu. “Aku percaya tali itu tapi aku tidak percaya dengan benangnya.”

Sekarang mari kita ganti ceritanya. Anggap kita punya tali sepanjang 90 kaki dan benang sepanjang 10 kaki. Kamu tetap saja merasa nggak nyaman. Sekarang bayangkan kalau kita punya tali sepanjang 99 kaki dan benang sepanjang 1 kaki. Benang sepanjang 1 kaki? Walaupun kamu punya benang sepanjang 1 kaki, kamu pastinya bakal jatuh ke batu karang di bawah sana bukan?

Ya, tali itu melambangkan apa yang Kristus sudah lakukan, sedangkan benang melambangkan apa yang sudah kita lakukan. Kita harus percaya kepada Kristus saja. Seperti kara Charles Spurgeon: “Jika kita menaruh satu jahitan saja pada baju keselamatan kita, maka kita akan merusakkan semuanya.”

Kisah Dua Perahu Dayung sesungguhnya mengajarkan kita untuk selalu percaya dengan firman Tuhan. Jadi, sudahkah kita menghidupi firman Tuhan sebagai langkah iman kita hari ini? Kita perlu menyadari bahwa fokus kita tidak terletak pada masalah kita, tetapi dengan siapa kita berjalan.

“Sebab dengan kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah” (Efesus 2: 8)

Sumber : 100 Kisah Iman oleh Djohan Handojo

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !


Share this article :
SUZY RATNANINGRUM 29 April 2017 - 01:20:07
Bapa di surga saya tolonglah saya pulihkan keuanga... more..

Kartilah 27 April 2017 - 15:53:46
Mohon bantuan doanya supaya saya bisa segera menda... more..

William Gosal 25 April 2017 - 15:28:00
Tolong doakan saya agar terbebas dari ikatan porno... more..

Yovita Anum Prihantari 19 April 2017 - 11:27:34
Kami berdoa untuk kesembuhan anak kami, Patrick 10... more..

Connect With Us


connect facebook connect twitter connect youtube connect google instagram
Stres Kuliah, Pria Ini Memilih Curhat Dibanding Bunuh Diri
Stres Kuliah, Pria Ini Memilih Curhat Dibanding Bunuh Diri
Pada tahun 2014, data Kantor Statistik Nasional Inggris melaporkan 130 kasus mahasiswa (fulltime stu...