Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
5469


Seorang anak kecil bermimpi ingin sekali bertemu Tuhan. Dia tahu akan dibutuhkan perjalanan panjang untuk tiba di kediaman Tuhan. Jadi, dia pun mengemas barang-barang bawaannya seperti membawa bekal dua potong roti dan enam kaleng minuman bersoda. Setelah mempersiapkan semua perlengkapannya, dia pun berangkat. Ketika dia baru berjalan masih sepanjang tiga blok, dia bertemu seorang wanita tua. Wanita itu sedang duduk di taman sembari menatapi beberapa burung merpati di sana.

Anak itu lalu duduk di samping wanita tua tersebut. Dia membuka tasnya, hendak mengambil sebotol minuman sodanya. Namun dia melihat bahwa wanita tua itu tampak kelaparan, sehingga dia pun menawarkan sepotong roti yang dia bawa. Wanita itu pun menerimanya dan mengucapkan terima kasih kepada si anak. Senyuman si wanita itu tampak sangat indah, sehingga menggerakkan hati anak kecil itu untuk memberikan sebotol soda miliknya kepada si wanita. Lagi-lagi, wanita itu menerimanya dengan senyuman tulus seperti sebelumnya. Anak itu pun merasa begitu senang! Mereka duduk di sana sembari menikmati makanan dan minuman, tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

Saat hari mulai gelap, sang anak kecil itu menyadari betapa lelah dirinya. Ia lalu bangkit untuk kembali pulang. Sesaat setelah melangkahkan kakinya beberapa langkah, dia tiba-tiba berbalik dan segera mendekati si wanita tua itu dan memeluknya erat. Wanita itu pun memberinya senyuman terbaik yang dia miliki. Ketika anak itu membuka pintu rumahnya, ibunya terkejut dengan seraut sukacita yang tercermn di wajah putranya. Dia bertanya, “Apa yang kamu lakukan hari ini sehingga membuatmu bahagia? Dia menjawab, “Aku makan siang dengan Tuhan.” Tapi, sebelum ibunya meresponi, ia menambahkan, “Tahu tidak bu? Dia punya senyum terindah yang pernah aku lihat!”

Sementara itu, wanita tua itu juga pulang dengan sukacita ke rumahnya. Anaknya bahkan terheran-heran dengan sukacita yang terpancar dari wajah ibunya itu. Merasa penasaran, dia lalu bertanya, “Bu, apa yang kamu lakukan hari ini sehingga membuatmu begitu bahagia?” Jawabnya, “Aku makan roti di taman dengan Tuhan.” Tapi, sebelum anaknya meresponi, wanita tua itu menambahkan, “Kau tahu, dia jauh lebih muda dari yang aku pikirkan.”

Kisah ini mengajarkan kita bahwa Tuhan itu ada dimana-mana. Kita hanya perlu berbagi kebahagiaan dengan orang lain dan membuat orang lain tersenyum untuk merasakan kehadiran Tuhan itu sendiri. Artinya, kita harusnya jadi pribadi yang mencerminkan Tuhan itu sendiri kepada orang lain.

Sumber : Moralstories.org/jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Santi Rahayu 23 February 2018 - 06:37:57

dok sy mw tanya sudah 2 bulan ni menstruasi sy cum.. more..

0 Answer

Arvan Wijaya 22 February 2018 - 17:31:52

JC chanel

0 Answer

Janter manik 22 February 2018 - 16:55:18

Harapan dan masa depan

0 Answer


Lin Fei Ping 22 February 2018 - 16:35:26
Shalom,saya Lin Fei Ping,mohon doa supaya dibantu ... more..

Lilyana Olivia 22 February 2018 - 07:44:10
Shaloom... Sejak melahirkan anak, kehidupan persek... more..

Arianto 21 February 2018 - 17:47:20
mohon doa pemulihan ekonomi keluarga, terbebas dar... more..

sekar marutic 20 February 2018 - 21:14:33
Mohon bantu dalam doa, supaya saya bisa diangkat ... more..

Banner Mitra Week  3


7379

advertise with us