Share this article :

Ilmuwan Ungkap Keaslian Injil Yudas Melalui Tinta

 Fri April 12th, 2013
 1989

Penelitian terhadap Injil Yudas yang kontroversial itu hingga saat ini masih dilakukan. Salah satunya adalah Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Joseph Barabe dari McCrone Associate di Illinois. Tim tersebut mengklaim telah mengungkap keaslian Injil Yudas sebagai naskah kuno, melalui studi tinta pada teks Injil tersebut.

Seperti dirilis Livescience, Senin (8/4/2013), para ilmuwan menemukan bahwa tinta yang digunakan menulis terdiri dari dua macam, yaitu warna hitam dan coklat yang dicampur. Pencampuran dua macam tinta ini biasa dilakukan di masa lalu. Untuk tinta hitam, jenis tinta yang digunakan dalam Injil Yudas adalah disebut lamp back. Jenis tinta ini sama dengan jenis tinta yang digunakan pada teks peradaban kuno hingga abad ketiga Masehi.

Jenis tinta yang kedua yaitu coklat mengandung besi yang disebut irol gall, tetapi miskin belerang. Tinta ini adalah tinta yang sama digunakan pada surat pernikahan serta surat tanah yang diterbitkan pada masa Mesir, yang didapatkan dari Museum Louvre. Untuk itu para ilmuwan yang dipimpi Barabe meyakini bahwa Injil Yudas memang merupakan naskah kuno, yang berasal dari tahun 280 Masehi.

Seperti diketahui, Injil Yudas disebut sebagai naskah kontroversial yang memotret Yudas Iskariot bukan sebagai pengkhianat, melainkan teman dekat Yesus yang mengetahui rencana Tuhan kepada Yesus. Dalam injil tersebut terdapat cerita dari Yudas mengenai alasan di balik ciuman yang dilakukannya sebelum Yesus diadili dan disalib. Selain itu Yudas mengungkap bahwa dirinya diperintahkan Yesus untuk mengkhianati dirinya agar roh Yesus terbebas dari raga-Nya


 

Sumber : kompas.com

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !


Share this article :
Related article :