JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Photo Box

Article

Pray For

Pembakaran Kitab Suci yang Berbuntut Mengerikan

MONDAY, 04 APRIL 2011

Total View : 2783 times

Di Kandahar, yang dikenal sebagai markas Taliban, sejumlah pengunjuk rasa membawa bendera Taliban dan meneriakkan yel "Hidup Taliban" dan "Bunuh Amerika". Hal ini mereka lakukan karena pembakaran Al-Quran yang dilakukan pendeta Terry Jones pada 20 Maret lalu di Florida, Amerika. Akhirnya demonstrasi pun berujung pada kekerasan setelah massa bentrok dengan polisi.

Sekitar 2.000 demonstran menyerang penjaga keamanan PBB di luar Unarna. Demonstran merampas senjata mereka, lalu menggunakannya untuk menembaki polisi. Menurut Abdul Qayoum Pakhla, Pejabat Departemen Kesehatan setempat, massa juga menyerang sekolah menengah atas khusus perempuan, membakar kelas dan bus sekolah. Sebanyak 9 orang tewas dan 81 orang luka. Namun menurut juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid membantah Taliban terlibat dalam kerusuhan di Maszar-e-Shareef dan Kandahar. "Ini adalah reaksi rakyat Afghanistan," katanya.

Akibat hal ini, tujuh pekerja PBB tewas dibunuh di Mazar-e-Sharif, Afghanistan. Dan sadisnya, dua orang di antaranya dipenggal oleh demonstran yang protes pembakaran Al-Quran tersebut. The Telegraph, Sabtu (2/4) menyebutkan inilah korban serangan paling keji kepada pekerja PBB termasuk lima petugas keamanan dari Nepal, dan pekerja sipil dari Norwegia, Swedia, dan Rumania. Selain pekerja PBB, empat penduduk lokal juga ikut terbunuh. Kepada Daily Telegraph, pejabat PBB mengatakan jumlah korban kemungkinan bertambah hingga 20 orang, bahkan beredar kabar seorang Kepala Asisten Militer PBB juga ikut terluka.

Presiden Barack Obama langsung memberikan tanggapan karena hal ini. "Penodaan atas setiap naskah suci, termasuk Al-Quran adalah sangat tidak toleran dan fanatik," kata Obama dalam pernyataan untuk menghormati mereka yang tewas dalam serangan itu. "Namun, menyerang dan membunuh orang yang tidak bersalah sebagai pembalasannya adalah perbuatan melampaui batas kemanusiaan," ujar Obama.

Pembunuhan yang sangat tidak manusiawi. Mengambil hak Tuhan dengan mencabut nyawa orang lain, seakan-akan nyawa mereka tidak berharga. Kitab suci ada buat memberikan pengarahan agar menjadi lebih baik dan kita mengerti firman Tuhan dan melaksanakannya dalam hidup kita. Namun, apa yang terjadi? Karena kitab suci, manusia malah melakukan hal-hal buruk. Apakah Tuhan akan berkenan akan hal itu?

Sumber : tempointeraktif/lh3

Mitra CBN

COMMENTS

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment
  • * urie

    2011-04-13 14:15:17
    sawon..makanya baca alkitab, berdoa dulu... sebut dalam nama Yesus..kedamaian akan kamu temukan, agar pd saat baca artikel jawaban.com, comment moe bernilai dimata Tuhan, dan bisa jd berkat buat org lain
  • * urie

    2011-04-13 14:04:02
    @sawon yesus datang bukan meniadakan perjanjian lama, tp mengenapinya..faham ngga maksudnya, so..doa dulu sebelum baca alkitab, supaya roh kudus pimpin kamu..utk mengerti..dan nanti jgn lupa cerita engkau akan penuh kuasa roh kudus dan akan menitik kan airmata sukacita, baca dr injil, lukas sampai wahyu, moga pada akhir zaman nama mu ada tertulis di dalam kitab kehidupan, dan bersama-sama Yesus ditaman firdaus..Amien...Jujur umat kristiani secara jujur tdk menyetujui tindakan pendeta TJ,membawa permusuhan..
  • * sawon

    2011-04-09 09:11:23
    Egen tidak konsisten, seharusnya egen menghujat Musa eh... tapi malah membela. Disinilah letak keanehan orang Kristen. Hampir seluruh dunia punya militer untuk berperang, apakah bisa dibilang sekarang zaman Yesus? Yesus justru mengajarkan kebinasaan. Baca lagi soal tampar pipi kanan berikan pipi kirimu. Sekarang siapa Tuhanmu? Yesus atau Yeshua? Menurut Pendeta Kristen anti nama Yesus mengatakan bahwa nama Yesus tidak dikenal asal usulnya. Kalau kamu mengambil nama Yesus berarti kamu memanggil Tuhan yang salah. Bingungkan?
  • * egen

    2011-04-08 14:48:43
    HALOO SAWON YG TERKASIH... Ya elah.. tu jaman MUSA,Dimana Tuhan berfirman mengangkat senjata untuk belaDIRI bangsa yahudi dari serangan bangsa lain, untuk menduduki Tanah Perjanjian (kanaan)...jaman YESUS KRISTUS sampai skarang,Tuhan berfirman untuk berperang dengan IMAN,sebab kita bukan melawan Darah dan daging,tetapi untuk melawan roh2 jahat dan penguasa kegelapan yg melayang2 (IBLIS/SETAN) di udara yg slalu merasuki stiap orang untuk menjadi senjata kejahatan si IBLIS...maslah palestina ,tu karna orang YAHUDI n ISLAM sama KERASNYA.2 agama Samawi yg sama2 keras kepala meributkan hal yg duniawi.ga akan pernah damai..masalh jaman penjajahan, itu penyertaan TUHAN,itu penggenapan janji Tuhan yg ada pada MAZMUR 91:1-13 bagi orang Kristen, khususnya di Indonesia pd masa itu,kan ga hrs cape2 ALLAH UAKBAR n berlumuran darah di tengah2 perang,, kalo mslh MATIUs 8:24,TUHAN akan slalu TERTIDUR kpada orang yg mengandalkan kekuatannya,kemauannya dan logikanya sendiri ditengah2 hiruk pikuk kehidupan..tapi kalo ia/manusia berbuat/bertindak dengan mengandalkan TUHAN,BERSERAH,BERIMAN dan PERCAYA bahwa TUHAN SANGGUP LAKUKAN SEGALA PERKARA YANG BAIK DLM HIDUPNYA,maka Tuhan pasti akan bangun dan pasti bertindak.ga harus cape2 1/2 mati. ORANG KRISTEN PUNYA TUHAN YG LUAR BIASA.. baca donk MATIUS 8 ayat 25-27 nya.makanya Banyak MUJIZAT terjadi ditengah2 orang KRISTEN,apalgi yg ditengah2 kesulitan. ga kaya orang ISLAM,, berjuang sih berjuang,tapi mengandalkan Tuhan yg salah,, makanya hasilnya selalu salah,ga pernah beres dan ga jelas,,ga pernah ada damai sejahtera..
  • * jo

    2011-04-07 16:16:38
    Lagian ngapain pulak Terry Jones capek membakar buku yang tidak berkualitas seperti itu, kayaknya ngak penting bangetlah. Seolah2 kitab suci yg dibakar itu penting banget. Gw aja ngak ngerti isinya, jadi ngapain dibakar ya udah taroh aja di gudang. Kan isinya ngak penting sama orang Kristen. Sama kayak novel Davinci Code, orang Kristen tdk perlu membakar novel itu. Lambat laun kan novelnya hilang dari peredaran. Kayak sekarang ini novelnya ngak menarik lagi karena udah terbukti berisi kebohongan. Yohanes Pasal 1 berkata banyak tentang Firman yang adalah Yesus sendiri. Firman adalah mulanya dan pada akhirnya Firman juga yang menutup sistem dunia ini, yaitu Yesus Kristus sendiri.