Jual Rumah Kenapa Harus Lewat Agen?

WEDNESDAY, 14 JULY 2010

Total View : 2232 times


Ketika tiba saatnya Anda ingin menjual rumah atau tanah, maka agen real estate biasanya menjadi pilihan pertama. Salah satu argumennya biasanya adalah, jika menjual sendiri harga jual yang Anda dapat lebih rendah. Namun apakah hal ini benar? Ternyata tidak.

Hasil penelitian dari Northwestern University di tahun 2007 menemukan bahwa tidak ada perbedaan harga antara menjual melalui agen ataupun menjualnya sendiri. Bahkan dalam sebuah laporan yang di keluarkan oleh Stanford University mengatakan bahwa rumah 7% lebih cepat terjual jika agen tidak terlibat.

Memang tidak memungkiri bahwa melalui agen rumah atau property bisa lebih cepat terjual karena si agen memiliki kepentingan tersendiri jika rumah tersebut terjual yaitu komisi dari penjualan yang sebesar 3-6%. Bahkan tidak jarang, agen akan menjual rumah tersebut dengan harga dibawah standar jika perlu dari pada menahannya yang akan membuatnya mengeluarkan biaya lebih banyak.

Selain itu mengapa orang lebih memilih menjual melalui agen adalah keharusan untuk mengantarkan pembeli melihat-lihat rumah, mengiklankannya, dan hal-hal lain yang akan menyibukkannya. Namun pilihan untuk menjual property tanpa melalui agen adalah pilihan yang menarik. Anda bisa menekan biaya komisi sebesar 5% dari harga jual yang bisa Anda alokasikan untuk hal-hal lain seperti biaya legaliisasi dalam jual beli rumah tersebut.

Jadi pilihan untuk menjual rumah melalui agen atau menjualnya sendiri memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kini Anda bisa mempertimbangkannya yang mana yang lebih menguntungkan untuk Anda. Selamat mencoba…

Source : moneysense.ca


Imago Planet

COMMENTS

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment
  • * OLOF

    2010-07-22 03:04:15
    Mba Lisa yth, saya bukan agen property seperti yg Anda katakan! Saya hanya komentator dari artikel ini.. Supaya Anda tahu saya justru bukan menggeneralisasi p'jual tp klasifikasi! Maksud saya supaya p'buat artikel ini perlu m'buat klasifikasi dari p'jual kali ya? Sebab saya hanya melihat sisi positif dari agen property sih. Kalau ada agen yg kaya ya itu wajar aja karena memang dia punya pekerjaannya diberkati TUHAN! Kan mantap tu kalau groupnya membantu pelayanan org miskin...tdk selalu lewat gereja kan? Memang agen property biasa deal dengan p'jual yg berani memakai jasa mereka, jarang p'jual rumah yg sdh nyata2 menulis "tanpa perantara" yg mau pakai agen propertylah. Lagian sbg agen profesinal ngapain lagi buang waktu, wong sbg agen hanya m'bantu proses transaksi jual beli saja, yg kl b'hasil ya dapat komisilah!
  • * Lisa

    2010-07-16 12:07:03
    Mmm..... banyak juga kok orang yang kaya raya tidak murah hati, tetapi memang ada sebagian orang kaya yang baik hati & berbagi. Sebaliknya orang yang biasa2 juga banyak yang sombong. Jadi tidak bisa di generalisasi :) Soal jual rumah melalui agent or not, itu hak masing-masing orang kok. Tergantung kebutuhan masing-masing orang. Dan olof juga harus tau, bahwa menjual rumah bukan berarti harus orang kaya kan? Bisa aja mereka jual rumah karena kebutuhan mendesak. Bukan berarti klo menjual rumah sendiri tanpa agent, orang tersebut kikir or tamak seperti yang olof katakan, tetapi karena banyak pertimbangan kebutuhan. Membantu o bisa dengan banyak cara kan? Tidak harus selalu ke agent properti kan? TEtapi bisa membantu saudara yang kurang mampu, ke dana sosial gereja, dll. Saya kenal banyak agent properti malah jauh lebih kaya dari orang yang menjual rumah. So, tidak usah sewot dengan artikel ini. Manusia bebas menentukan pilihan dan jalan nya masing-masing. Selama tidak bertentangna dengan hukum Tuhan. So, lakukanlah tugas olof sebagai agent dengan baik, dan customer juga melakukan tugasnya dengan menjadi customer yang bijak. Have a blessed day. God bless us.
  • * OLOF

    2010-07-16 09:48:42
    Ya memang banyak owner yg kaya rata2 murah hati, tidak pelit/ kilir mereka inginm bagi2 berkat/rejelki dgn agen! Lisa saya lihat sendiri owner Kristen yg kaya rata2 sdh b'tobat dlm mengelola keuangan/ mamonnya mereka juga belajar dari TUHAN YESUS (bdk.Lukas 16:9). Tapi owner yg mengejar kekayaan memang biasanya pelit, disini agen tdk punya kesempatan. Ya tidak mengapa memang karena orang sudah punya sifat dasar/ sdh m'jadi karakte masing2, tapi rata2 yg punya hidup mengasihi (sdh tahu kebenaran) tdk memiliki gaya hidup ketamakan! Dan agen juga rata2 orgnya sanguin sehingga mereka bekerja dgn fun aja tuh... Ok, thanks GBU all.
  • * Lisa

    2010-07-15 11:56:01
    Benar kok artikel ini. Ini memang situs rohani, tapi memang bertujuan untuk membahas masalah keuangan pribadi para pembaca nya (Money-personal). Saya sangat terbantu dengan artikel-artikel yang diposting. Saya lebih bisa merencanakan keuangan pribadi keluarga saya lebih baik. Memang menjual rumah dapat dilakukan dengan dua cara, yach terserah penjual nya. Klo tidak mau repot pake agen, tapi pasti ada biaya yang dikeluarkan untuk agen. Klo mau repot dikit, yach jual sendiri dan pasti memang harganya lebih bagus karena semua uang penjualan rumah buat kita. Jadi menurut saya artikel ini tidak salah kok. Tapi objektif dalam memberikan analisa. GBU all.....
  • * OLOF

    2010-07-14 11:30:04
    Agen itu suatu pekerjaan (talenta) atau bidang usaha marketing yg m'bantu klien dalam suatu transaksi jual beli! Anda (situs rohani) tidak usah risau, irihati dgn keberhasilan orang di bisns ini dgn cara m'pengaruhi p'jual/p'beli dgn tulisan ini, apalagi dgn tujuan m'hancurkan bisnis ini, bisnis semacam ini sudah punya talenta t'sendiri di mata TUHAN. Anda m'provokasi org supaya b'laku kikir! Kiranya situs ini lbh objektif, tdk provokatif dan selektif utk memberi informasi! TUHAN YESUS m'berkati...

"Kunci Sukses"

Jangan pernah dengarkan jika seseorang memberitahumu, “Kau tidak bisa melakukan sesuatu.” Kau harus bermimpi, kau harus melindunginya. Orang lain tidak bisa mengatakan kau tak bisa melakukannya padamu. Jika kau mau sesuatu, dapatkan hal itu, titik. – Will Smith dalam film The Persuit of Happiness