Kisah Para Rasul 20:24
“Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan Tuhan Yesus kepadaku...”
Setiap awal tahun, kita biasanya membuat resolusi untuk dicapai. Ada goals rohani, pelayanan, keluarga, pekerjaan, bahkan komitmen pribadi yang kita tulis dengan semangat. Tapi memasuki bulan kedua atau ketiga, kita mulai menghadapi berbagai tantangan, seperti jadwal yang padat, hati yang lelah, membuat semangat yang dulu menyala-nyala, perlahan jadi meredup.
Sering kali kita mengira, kalau sesuatu tidak berjalan lancar berarti itu bukan dari Tuhan. Atau ketika prosesnya berat, kita mulai bertanya, “Apa aku salah dengar ya?” Padahal belum tentu begitu.
Banyak visi sebenarnya bukan gagal karena Tuhan tidak menyertai. Banyak panggilan bukan berhenti karena Tuhan berubah pikiran. Tetapi karena kita lelah dan tidak lagi menjaganya.
Paulus dalam Kisah Para Rasul 20:24 menunjukkan perspektif yang berbeda. Ia tahu akan ada rintangan yang menghadangnya dan ia juga sadar perjalanannya tidak akan mudah. Tetapi Paulus memiliki fokus yang jelas, yaitu mencapai garis akhir dan menyelesaikan tugas yang Tuhan percayakan.
Mencapai garis akhir bukan soal siapa paling kuat atau paling berbakat, melainkan siapa yang paling setia pada panggilan-Nya. Tapi masalahnya, kesetiaan tidak lahir dari semangat yang muncul sesaat. Kesetiaan harus dibangun lewat konsistensi yang dijaga setiap hari.
Uniknya, Tuhan tidak pernah memanggil kita untuk menjaga visi itu sendirian. Komunitas yang sehat adalah tempat kita saling menopang. Ketika kita mulai lelah, ada yang mengingatkan. Saat kita ingin menyerah, ada yang berkata, “Ayo, sedikit lagi.” Ketika fokus kita mulai kabur, ada yang membantu meluruskan kembali arah kita.
Sering kali kita menganggap rintangan sebagai tanda untuk berhenti. Begitu terasa berat, kita langsung berpikir mungkin ini bukan jalannya. Padahal bisa jadi, rintangan itu justru bagian dari proses yang sedang membentuk dan menguatkan kita.
Mereka yang akhirnya menyelesaikan panggilan bukanlah orang yang paling kuat atau paling berbakat. Mereka adalah orang-orang yang memilih tetap setia dan tidak berjalan sendirian.
Kesetiaan dalam hal-hal kecil, ketika dijalani bersama, akan menghasilkan dampak yang besar di akhir perjalanan. Api yang dijaga bersama-sama tidak akan mudah padam. Ia tetap menyala sampai kita benar-benar mencapai garis akhir.
Hari ini, jangan hanya mengevaluasi targetmu. Coba lihat kembali siapa yang berjalan bersamamu.
Momen Refleksi:
Ambil langkah sederhana minggu ini. Tetapkan satu waktu evaluasi dan berdoa bersama komunitasmu.
Live Chat
Phone / SMS
0811 9914 240
0817 0300 5566
Whatsapp
0822 1500 2424