Mazmur 23:1–3, 6
"TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya… Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa."
Waktu kita masih menjalani sekolah, pastinya kita akan bertemu dengan guru yang suka memarahi, ada juga yang sabar menjelaskan berkali-kali. Ada yang memberikan nilai buruk bukan karena benci — tapi karena dia mau kita belajar lebih tekun. Proses itu tidak selalu nyaman, tetapi tujuannya bukan hanya supaya kita lebih berpengetahuan, tetapi juga membentuk kita menjadi pribadi yang unggul.
Itulah yang disebut pemuridan — proses dibentuk oleh seseorang yang lebih dulu berjalan di depan kita.
Jika sekolah memakai konsep pemuridan yang melibatkan "guru" dan "murid". Di dalam Mazmur 23, Daud mengumpamakan pemuridan ini sebagai hubungan antara gembala dan domba.
Daud menyebut Allah sebagai gembala. Seorang gembala tidak hanya mengarahkan dari kejauhan. Ia berjalan di depan, mengenal nama setiap domba, dan ketika satu tersesat — ia meninggalkan yang lain untuk mencarinya. Begitulah cara Tuhan mendidik kita. Ada kelembutan di sana. Tapi ada juga proses yang membentuk - kadang melalui jalan yang tidak kita mengerti seperti bagaimana kita harus berkorban untuk orang lain, bersedia meninggalkan semua yang berharga dan yang dikejar dunia, membalas kejahatan dengan kebaikan dan sebagainya. Karena di situlah karakter kita dibentuk. Tuhan tidak hanya ingin kita pintar secara rohani — Ia ingin kita menjadi pribadi yang penuh belas kasih, rendah hati, dan taat. Itulah tujuan dari menjadi murid.
Dan ketika kita bersedia diproses, sesuatu yang indah terjadi: berkat yang kita terima mengalir kepada orang lain, yang kemudian mengalir lagi, dan terus begitu. Inilah yang disampaikan Daud dipenghujung Mazmur 23: "Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa." (ayat 6).
Action Praktis:
Siapa orang yang saat ini sedang memuridkan Anda di dalam iman? Jika Anda belum memiliki mentor atau komunitas bertumbuh secara rohani, hari ini Anda bisa memikirkan ulang tentang kenapa Yesus harus memuridkan 12 orang yang mengikut Dia?
Live Chat
Phone / SMS
0811 9914 240
0817 0300 5566
Whatsapp
0822 1500 2424