Dibentuk Oleh Firman Tuhan

Dibentuk Oleh Firman Tuhan

Lori Official Writer

2 Timotius 3:16–17

"Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik."

 

Ada satu hal yang membedakan cara Tuhan mendidik dengan cara dunia mendidik kita bahwa Tuhan tidak hanya memberi perintah dan membiarkan kita berjuang sendiri. Dia membimbing kita untuk melakukannya sampai garis akhir melalui Firman-Nya sendiri yang ada di tangan kita.

Melalui tulisan Paulus kepada Timotius, dia menyampaikan bagaimana Tuhan membentuk hati seorang murid melalui Firman-Nya (2 Timotius 3: 16-17). Di sana disebutkan ada empat cara Firman Tuhan bekerja yaitu bahwa Firman Tuhan mengajar, menegur, memulihkan dan melatih. Ini bukan pilihan, tetapi menjadi proses pembentukan yang Tuhan rancang untuk membawa kita sampai pada satu tujuan yaitu diperlengkapi sepenuhnya untuk melakukan kehendak-Nya.

Ada kalanya Firman itu menegur dan itu rasanya sangat menyakitkan, tetapi lewat hal itulah Dia menunjukkan kasih-Nya yang murni. Seperti disampaikan dalam Ibrani 12: 11, "Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya." Kebenarannya adalah "didikan Tuhan memang menyakitkan tetapi selalu bertujuan untuk mendatangkan kebaikan atas kita."

Jadi, selama kita hidup kita akan menjadi murid-murid Tuhan yang akan terus dibentuk melalui Firman-Nya - kadang kala diajar untuk berjalan ke arah yang benar, kadang kala ditegur karena dosa atau kesalahan kita, kadang Firman-Nya juga seperti embun pagi yang mendatangkan kesejukan dan pemulihan dan bahkan menempatkan kita di situasi yang tidak enak untuk melatih kita cara merespon maupun bertahan. Paulus juga telah lebih dulu melalui fase ini, sehingga dia dengan percaya diri bisa menyampaikan kebenaran yang terdengar tidak popular tersebut kepada Timotius. 

Saudara, setiap kita adalah murid yang terus dibentuk. Karena tidak ada satupun diantaranya kita yang sudah sempurna. Karena itu, penting sekali untuk kita memiliki  kerendahan hati dan ketaatan untuk menerima setiap didikan dari Tuhan.

 

Momen Refleksi:

Dari keempat cara Firman bekerja — mengajar, menegur, memulihkan, melatih — mana yang paling terasa dalam hidupmu saat ini? Adakah salah satu yang selama ini kamu hindari atau tolak? Mari izinkan Tuhan membentukmu sebagai proses untuk membawamu kepada kehendak-Nya. 

Ikuti Kami