Tuhan Tidak Mengubah Kondisi Pernikahanmu Tapi Mengubah Hatimu Lebih Dulu

Tuhan Tidak Mengubah Kondisi Pernikahanmu Tapi Mengubah Hatimu Lebih Dulu

Aprita L Ekanaru Official Writer
1768

Pernah nggak, kamu berdoa seperti ini, “Tuhan, tolong ubah pasanganku?"

Kalau jujur, hampir semua orang yang sudah menikah pernah mengucapkannya. Saat pernikahan terasa berat, masalah datang berulang, dan kebiasaan pasangan tidak kunjung berubah, wajar kalau kita berharap Tuhan segera mengubah kondisi pernikahan.

 

BACA JUGA: 4 Tips Mengantisipasi Perselingkuhan Dalam Pernikahan dari Aktris Maya Septha

 

Namun lewat cara pandang Maya Septha, kita diingatkan bahwa Tuhan sering kali bekerja dengan cara yang tidak kita duga. Bukan situasi pernikahan yang langsung diubah, tetapi hati kita yang lebih dulu diproses.

Maya Septha membagikan pengalamannya yang mungkin terasa sangat dekat dengan kehidupan pernikahanmu. Selama bertahun-tahun menikah, suaminya punya satu kebiasaan yang tidak pernah berubah, yaitu tidak menutup pintu lemari. Sudah sekitar 13 tahun kebiasaan itu berlangsung, dan ya, tetap tidak berubah sampai sekarang.

Awalnya, hal ini membuat Maya Septha cukup terganggu. Ia menegur, mengingatkan, bahkan berharap kebiasaan itu bisa hilang. Bisa jadi, kamu pun pernah berada di posisi yang sama, merasa sudah lelah mengingatkan pasangan tentang hal yang menurutmu sepele tapi mengganggu.

Yang menarik, Tuhan tidak mengubah kebiasaan suami Maya Septha. Pintu lemari itu tetap terbuka. Situasi tersebut tidak berubah. Namun Tuhan justru mulai bekerja di hati Maya Septha.

Ia mulai bertanya pada dirinya sendiri, “Apakah pintu lemari yang tidak ditutup itu berbahaya? Tidak. Apakah hal itu benar-benar merugikan aku? Tidak juga.” Bahkan ia menyadari, kalau bajunya jadi kotor, itu adalah baju suaminya sendiri.

Dari situ, Tuhan menolongnya melihat bahwa tidak semua hal dalam pernikahan harus diperjuangkan sampai menguras emosi. Ada masalah yang memang penting, tapi ada juga hal-hal kecil yang sebenarnya bisa dilepaskan demi kedamaian.

Dalam pernikahan, kita sering berharap Tuhan mengubah keadaan sesuai keinginan kita. Padahal, Tuhan ingin mengubah cara pandang dan hati kita terlebih dahulu. Ketika hati diubahkan, respon kita ikut berubah. Kamu jadi lebih tenang, lebih sabar, dan tidak mudah tersulut emosi.

Bukan berarti kamu menutup mata terhadap masalah, tetapi kamu belajar memilih mana yang layak diperdebatkan dan mana yang bisa kamu serahkan kepada Tuhan.

 

BACA JUGA: Takut Menikah Karena Orangtua Bercerai? Ini 4 Cara Maya Septha Keluar dari Ketakutannya

 

Membawa Pergumulan Pernikahan ke Dalam Doa

Maya Septha juga menekankan pentingnya membawa semua unek-unek ke dalam doa. Jangan dipendam. Jangan juga selalu diluapkan kepada pasangan. Doa menjadi tempat kamu “membuang sampah” emosi secara rutin.

Saat kamu berdoa, Tuhan sering membuka akar masalah yang sebenarnya. Dari situlah kamu menerima kelegaan dan kapasitas baru untuk bersabar serta mengasihi.

Jika pernikahanmu sedang dalam kondisi yang tidak baik, jangan menjalani semuanya sendirian. Mari datang kepada Tuhan dan menyerahkan seluruh bebanmu. Layanan Doa CBN siap mendukungmu dalam doa, menemani kamu membawa setiap pergumulan pernikahan kepada Tuhan yang sanggup mengubah hatimu lebih dulu.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami