Sebuah rencana terselubung untuk membom 48 Gereja di sekitar Miami Amerika Serikat berhasil digagalkan aparat kepolisian setempat. Pelaku yang akan melakukan pemboman bernama Gregory Arthur Weiler II berhasil diringkus beserta barang bukti yaitu puluhan Molotov.
Rencana tersebut digagalkan atas laporan dari pekerja motel yang menemukan sebuah tas ransel penuh bom molotov, yang diletakkan di dekat tempat sampah di areal hotel. Petugas motel lainnya juga mencurigai beberapa barang-barang membahayakan di kamar Weiler. Kepolisian pun segera beraksi terhadap laporan ini.
Hasilnya kepolisian Oklahoma langsung meringkus Weiler dikamarnya. Didalam kamar itu ditemukan dokumen yang menguraikan rencananya untuk meledakkan 48 gereja di sekitar Miami, daftar nama gereja, peta yang digambar menggunakan tangan, cara membuat bom molotov, dan jurnal pribadinya. Juga 50 botol kaca dengan sumbu kain terikat oleh lakban, serta corong dan lima galon bensin.
Keluarga Weiler sendiri mengakui bahwa anak mereka sedang berjuang untuk mengatasi kecanduannya terhadap alkohol dan heroin. Weiler pun didakwa pada Jumat pekan lalu, atas tuduhan berencana menggunakan bahan peledak, serta hukum Antiterorisme Oklahoma. Persidangan selanjutnya akan digelar pada 22 Oktober mendatang.
Live Chat
Phone / SMS
0811 9914 240
0817 0300 5566
Whatsapp
0822 1500 2424