Bagi penikmat musik rohani Kristen, lagu “Jujur” Sidney Mohede mungkin sudah tidak asing lagi. Liriknya yang sederhana, jujur, dan penuh penyerahan membuat lagu ini sering menemani banyak orang ketika sedang melewati masa sulit.
Namun, tahukah Anda bahwa di balik lagu “Jujur” ada pergumulan pribadi yang cukup berat bagi Sidney Mohede?
Lagu ini ternyata lahir ketika Sidney sedang menghadapi kemungkinan kehilangan salah satu hal yang sangat dekat dengan hidup dan pelayanannya: suaranya.
BACA JUGA: Lirik Lagu Rohani Terbaru “Bukan Aku Lagi” – LOJ Worship feat. Sidney Mohede
Berawal dari Tumor di Tiroid
Sidney mengungkapkan bahwa kisah di balik lagu “Jujur” bermula pada 2019, sekitar satu tahun sebelum pandemi COVID-19. Saat itu, ia menemukan benjolan di bagian tiroidnya. Setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit, dokter menemukan tumor berukuran hampir tiga sentimeter.
Menurut penjelasan dokter yang diterimanya saat itu, ada kemungkinan cukup besar tumor tersebut merupakan kanker. Tiroid Sidney juga perlu diangkat melalui operasi, dengan kemungkinan tindakan tersebut dapat memengaruhi suaranya.
Kabar itu terasa semakin berat karena dua tahun sebelumnya, pada 2017, Sidney sudah lebih dulu mengalami gangguan pendengaran akibat Meniere’s syndrome.
Sebagai seorang penyanyi dan worship leader yang selama bertahun-tahun melayani melalui musik, persoalan pendengaran dan suara tentu bukan sesuatu yang ringan.
Pertanyaan Putrinya yang Membekas
Sepulang dari rumah sakit, Sidney mengumpulkan istri dan anak-anaknya untuk menjelaskan apa yang baru saja disampaikan dokter. Semua menangis. Salah satu respons yang paling membekas datang dari putrinya, Chelsea. Ia mempertanyakan mengapa setelah pendengaran ayahnya terganggu, kini suara sang ayah juga seolah terancam.
Sidney kemudian mencoba menenangkan keluarganya. Ia tidak melihat apa yang sedang terjadi sebagai bentuk hukuman Tuhan. Sebaliknya, ia percaya pasti ada makna di balik perjalanan yang sedang mereka alami.
Ternyata, hanya satu hari kemudian, pergumulan tersebut mulai melahirkan sesuatu.
Lagu “Jujur” Lahir Sebagai Doa Sidney Mohede
Keesokan harinya, Sidney pergi ke studio di kantornya dan duduk di depan keyboard. Dari situlah lagu “Jujur” Sidney Mohede mulai tercipta.
Kalimat “Jujur kadang ku tak sanggup” keluar sebagai ungkapan doa dari apa yang benar-benar sedang ia rasakan saat itu. Bukan dari sebuah konsep lagu yang sudah direncanakan, melainkan dari pergumulan yang sangat personal.
Menariknya, versi pertama “Jujur” yang dirilis bukanlah versi full band. Sidney justru merilis audio demo yang dibuat ketika lagu tersebut lahir. Ia bahkan menjelaskan bahwa emosi dan tangisan yang terdengar dalam rekaman itu memang berasal dari kondisi hatinya saat sedang bergumul.
Versi sederhana dengan gitar itulah yang kemudian banyak didengarkan orang. Pada tahun yang sama, “Jujur” bahkan mendapat nominasi Anugerah Musik Indonesia (AMI) dalam kategori lagu religi.
Jadi Penguatan Saat Pandemi COVID-19
Kisah lagu “Jujur” kemudian mendapat makna baru ketika pandemi COVID-19 melanda pada 2020. Di tengah berbagai kesulitan yang dialami banyak orang, mulai dari sakit, kehilangan hingga ketidakpastian hidup, lagu tersebut justru menjadi penguatan bagi banyak pendengarnya.
Sidney mengaku menerima berbagai cerita dari orang-orang yang mengatakan bahwa “Jujur” membantu mereka untuk tetap bertahan dan tidak menyerah.
Dari sanalah Sidney mulai memahami bahwa pergumulan pribadinya ternyata dapat menghasilkan sesuatu yang menguatkan orang lain.
BACA JUGA: Perjalanan Sidney Mohede Menjadi Seorang Penyanyi dan Penulis Lagu Rohani Kristen
Pesan Iman di Balik Lagu “Jujur”
Ada satu hal yang membuat makna lagu “Jujur” cukup berbeda. Sidney mengatakan bahwa banyak lagu worship berbicara tentang iman bahwa mukjizat akan terjadi, kesembuhan akan datang, atau keadaan akan berubah.
Ia tidak melihat iman seperti itu sebagai sesuatu yang salah. Namun menurutnya, ada bentuk iman yang lebih dewasa, percaya bahwa Tuhan sanggup menolong, tetapi sekalipun pertolongan belum datang seperti yang diharapkan, seseorang tetap memilih percaya dan menyembah Tuhan.
Bagi Sidney, iman tidak hanya berkata, “Tuhan pasti mengubah keadaan saya,” tetapi juga mampu berkata, “Sekalipun keadaan saya belum berubah, saya tetap percaya kepada Tuhan.” Itulah pesan yang kemudian terasa kuat dalam lagu “Jujur”.
Lagu yang awalnya lahir dari ketakutan Sidney Mohede akan kehilangan suaranya, akhirnya justru menjadi suara pengharapan bagi banyak orang yang sedang melewati masa sulit.
Sumber : Podcast Melaney Ricardo | Jawaban.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!