Indonesia sedang menghadapi banyak hal yang membutuhkan perhatian, kepedulian, dan harapan. Di tengah berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat, anak muda gereja tidak hanya dipanggil untuk menjadi penonton, tetapi juga mengambil bagian melalui doa.
Inilah semangat yang dibawa dalam panggilan kesatuan, sebuah momentum doa bersama yang diinisiasi Biro Pemuda dan Remaja Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (BPR PGI). Anak muda dari berbagai gereja diajak berkumpul dalam satu kerinduan untuk berdoa bagi Indonesia, memohon pengampunan, serta meminta pemulihan bagi bangsa.
Mengapa anak muda perlu mengambil bagian?
Doa bagi bangsa mengingatkan bahwa iman tidak berhenti pada urusan pribadi. Alkitab sendiri mengajarkan umat Tuhan untuk mendoakan kehidupan bersama, termasuk para pemimpin dan masyarakat, agar tercipta kehidupan yang tenteram dan damai (1 Timotius 2:1-2).
BACA JUGA: Tuhan Bertahta Atas Bangsa Kita
Di sisi lain, anak muda adalah bagian dari generasi yang akan menghadapi sekaligus menentukan banyak hal dalam perjalanan Indonesia ke depan. Karena itu, kepedulian terhadap bangsa perlu dibangun sejak sekarang, bukan hanya melalui opini atau percakapan di media sosial, tetapi juga melalui kehidupan rohani yang sungguh-sungguh.
Panggilan Kesatuan menjadi ruang untuk mengingatkan bahwa perbedaan gereja, komunitas, maupun latar belakang tidak harus menghalangi umat Tuhan untuk berdoa bersama bagi negeri yang sama.
Momentum doa ini akan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026 pukul 19.00-20.30 WIB melalui Zoom Meeting, yang bisa kamu akses dari https://s.id/panggilankesatuan
BACA JUGA: Selamat Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 81! Jangan Lupa Doakan 5 Hal Ini
Bagi anak muda gereja, ini bukan sekadar agenda doa tambahan. Ini adalah kesempatan untuk belajar memandang Indonesia sebagai bagian dari tanggung jawab iman, membawa pergumulan bangsa kepada Tuhan, dan berdiri bersama dalam pengharapan akan pemulihan.
Sumber : PGI
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!