Kalau Mau Tahu Tentang Yesus, Aku Harus Mulai dari Mana?

Single / 15 September 2026

Kalau Mau Tahu Tentang Yesus, Aku Harus Mulai dari Mana?
Sumber: Canva Teams | Gpoint Studio
Claudia Jessica Official Writer
3248

Mungkin kamu pernah mendengar nama Yesus sejak kecil. Kamu tahu tentang Natal, pernah melihat salib, atau sesekali mendengar orang berkata bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat.

Tapi bisa jadi, semakin sering kamu mendengar nama-Nya, justru semakin banyak pertanyaan muncul.

Siapa sebenarnya Yesus? Mengapa begitu banyak orang percaya kepada-Nya? Apa yang sebenarnya Dia ajarkan? Dan kalau aku benar-benar ingin mengenal Yesus, aku harus mulai dari mana?

Kabar baiknya, kamu tidak harus langsung memahami seluruh Alkitab atau mengerti istilah-istilah teologi yang rumit. Mengenal Yesus bisa dimulai dari langkah yang sangat sederhana.

Mulailah dengan melihat kehidupan Yesus

Kalau ingin mengetahui siapa seseorang, biasanya kita mulai dengan melihat bagaimana ia hidup, berbicara, memperlakukan orang lain, dan mengambil keputusan.

Hal yang sama bisa kamu lakukan ketika ingin mengenal Yesus.

Salah satu cara untuk memulainya adalah membaca Alkitab dari Injil Markus. Kitab ini hanya terdiri dari 16 pasal dan menceritakan kehidupan Yesus dengan alur yang cukup cepat.

Di Injil Markus, kamu akan melihat Yesus menyembuhkan orang sakit, menolong mereka yang tersisih, mengajar banyak orang, menghadapi pemimpin agama, meredakan badai, sampai akhirnya menyerahkan diri-Nya di kayu salib.

Saat membaca Injil Markus, tidak perlu merasa harus langsung memahami semuanya. Cukup ikuti kisahnya dan perhatikan bagaimana Yesus berbicara, bertindak, dan memperlakukan orang-orang yang Dia temui.

Lalu tanyakan pada dirimu sendiri:

Orang seperti apa Yesus ini? Perhatikan bagaimana Dia memperlakukan orang yang dianggap gagal, berdosa, sakit, miskin, atau tidak diterima masyarakat. Sering kali, justru dari sanalah gambaran tentang pribadi Yesus mulai terbentuk.

Setelah itu, cari tahu siapa Yesus sebenarnya. Kalau Markus banyak menunjukkan apa yang Yesus lakukan, Injil Yohanes membawa kita lebih dalam kepada pertanyaan tentang identitas-Nya.

Yohanes bahkan menjelaskan alasan ia menuliskan Injil tersebut:

“tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya.” (Yohanes 20:31)

Dalam kitab ini, kamu akan menemukan banyak perkataan Yesus tentang diri-Nya sendiri. Yesus berkata:

“Akulah roti hidup” (Yohanes 6:35)

“Akulah terang dunia” (Yohanes 8:12)

“Akulah jalan dan kebenaran dan hidup” (Yohanes 14:6)

Dengan membaca Yohanes, kamu tidak hanya melihat apa yang Yesus kerjakan, tetapi juga mulai memahami siapa yang Dia nyatakan tentang diri-Nya.

Dengarkan apa yang Yesus ajarkan. Mengenal Yesus bukan hanya mengetahui kisah hidup-Nya. Penting juga untuk memahami apa yang Dia ajarkan.

Menariknya, banyak pengajaran Yesus berbicara tentang hal-hal yang sangat dekat dengan kehidupan kita. Dia berbicara tentang kekhawatiran (Matius 6:25-34), pengampunan (Matius 6:14-15), doa (Matius 6:5-13), bagaimana memperlakukan orang lain (Matius 7:12), sampai kehidupan kekal (Yohanes 3:16).

Ketika seseorang bertanya kepada Yesus tentang hukum yang terutama, Yesus menjawab bahwa manusia harus mengasihi Tuhan dan mengasihi sesamanya. (Markus 12:28-31)

Artinya, semakin kita mengenal pengajaran Yesus, kita juga semakin melihat seperti apa kehidupan yang Dia kehendaki.

Beberapa perkataan-Nya mungkin terasa menenangkan. Ada juga yang mungkin membuatmu berpikir ulang tentang cara menjalani hidup. Tidak apa-apa, mengenal Yesus memang bukan sekadar mencari kata-kata yang nyaman, tetapi berani melihat siapa Dia sebenarnya.

 

Kamu boleh datang dengan banyak pertanyaan

Kalau saat ini kamu masih punya banyak pertanyaan tentang Tuhan, kamu tidak perlu menunggu sampai semuanya terjawab untuk mulai mencari-Nya.

Dalam Alkitab, orang-orang datang kepada Yesus dengan kondisi yang berbeda-beda. Ada yang sakit dan putus asa (Markus 5:25-34), ada yang sedang berduka (Yohanes 11:32-35), bahkan ada murid yang sempat meragukan kebangkitan-Nya (Yohanes 20:24-29).

Yesus tidak hanya berbicara kepada orang yang sudah mempunyai iman kuat atau memahami semuanya. Karena itu, keraguan atau pertanyaan yang kamu miliki hari ini tidak harus menjadi alasan untuk berhenti mencari tahu lebih jauh tentang-Nya.

Kamu bahkan bisa bertanya langsung dengan-Nya melalui doa sederhana seperti, “Tuhan Yesus, aku ingin tahu siapa Engkau sebenarnya. Kalau Engkau nyata, tolong tuntun aku untuk mengenal-Mu.”

Matius 7: 7-8 berkata, “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.”

Mengenal Yesus adalah sebuah perjalanan

Mungkin satu artikel tidak akan menjawab semua pertanyaanmu. Bahkan membaca satu kitab dalam Alkitab pun mungkin akan melahirkan pertanyaan baru.

Tetapi itu tidak berarti perjalananmu salah. Justru pertanyaan bisa menjadi awal dari pencarian yang lebih dalam.

Mulailah dari Injil Markus. Lanjutkan dengan Injil Yohanes. Perhatikan kehidupan Yesus, dengarkan apa yang Dia ajarkan, dan bicaralah kepada Tuhan dengan jujur sepanjang proses itu.

Kalau kamu masih bingung harus mulai dari mana atau ada pertanyaan tentang Yesus, iman Kristen, doa, maupun pergumulan yang sedang kamu hadapi, kamu juga bisa berbicara secara pribadi dengan tim Layanan Doa Sahabat24.

Konselor kami siap mendengarkan, mendoakan, dan membantu menemanimu dalam proses mengenal Tuhan lebih dekat. Klik tombol Live Chat di pojok kanan bawah untuk terhubung langsung dengan konselor kami.

Mungkin perjalanan mengenal Yesus bisa dimulai dari satu pertanyaan sederhana hari ini.

 

BACA HALAMAN SELANJUTNYA →

Sumber : Berbagai sumber | Jawaban.com
Halaman :
12Tampilkan Semua

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?