Nama Abraham memiliki tempat penting dalam Alkitab. Bukan hanya karena ia dikenal sebagai bapa orang beriman, tetapi juga karena melalui Abraham, Allah menyatakan sebuah perjanjian yang kemudian menjadi bagian penting dalam rencana keselamatan-Nya.
Semua bermula ketika Tuhan memanggil Abraham untuk meninggalkan negeri, sanak saudara, dan rumah bapanya. Abraham belum mengetahui secara pasti ke mana Tuhan akan membawanya. Namun, ia memilih percaya dan melangkah dalam iman.
Dari perjalanan inilah janji Tuhan kepada Abraham mulai dinyatakan. Janji tersebut tidak diberikan sekaligus, tetapi disampaikan dan diteguhkan dalam beberapa kesempatan sebagaimana dicatat dalam kitab Kejadian.
1. Abraham Akan Menjadi Bangsa yang Besar
Dalam Kejadian 12:2, Tuhan berjanji akan membuat Abraham menjadi bangsa yang besar. Janji ini terdengar mustahil saat itu karena Abraham dan Sara belum memiliki anak. Namun, Tuhan memiliki rencana melalui keturunan mereka.
2. Abraham Akan Diberkati dan Namanya Menjadi Besar
Tuhan juga berkata bahwa Ia akan memberkati Abraham dan membuat namanya besar. Namun, berkat tersebut bukan sekadar untuk kepentingan Abraham sendiri. Tuhan ingin hidupnya menjadi saluran berkat bagi orang lain.
3. Melalui Abraham Semua Bangsa Akan Diberkati
Kejadian 12:3 memperluas cakupan janji Tuhan. Melalui Abraham, semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. Artinya, sejak awal rencana Allah tidak berhenti pada satu orang ataupun satu bangsa.
4. Tuhan Menjanjikan Tanah kepada Keturunan Abraham
Tuhan juga menjanjikan tanah Kanaan kepada Abraham dan keturunannya. Janji mengenai tanah ini kembali ditegaskan dalam Kejadian 13 dan 15 dan menjadi bagian penting dari perjanjian Allah dengan Abraham.
5. Abraham Akan Memiliki Keturunan yang Sangat Banyak
Dalam Kejadian 15:5, Tuhan mengajak Abraham memandang langit dan menghitung bintang jika ia sanggup. Seperti itulah banyaknya keturunan yang Tuhan janjikan kepadanya. Abraham pun percaya kepada Tuhan, dan imannya diperhitungkan sebagai kebenaran.
6. Abraham Akan Menjadi Bapa Banyak Bangsa
Dalam Kejadian 17, nama Abram diubah menjadi Abraham karena Tuhan menetapkannya menjadi bapa banyak bangsa. Tuhan bahkan berjanji bahwa bangsa-bangsa dan raja-raja akan berasal darinya.
7. Tuhan Menegakkan Perjanjian dengan Abraham dan Keturunannya
Lebih dari sekadar tanah dan keturunan, inti perjanjian itu adalah hubungan dengan Allah. Tuhan berjanji menjadi Allah bagi Abraham dan keturunannya. Perjanjian tersebut kemudian diteguhkan melalui Ishak.
Apakah Kita Bisa Menerima Janji yang Sama Seperti Abraham?
Perjanjian Abraham menunjukkan bahwa dasar hubungannya dengan Tuhan adalah iman. Roma 4 menjelaskan bahwa Abraham dibenarkan bukan karena perbuatannya, melainkan karena ia percaya kepada Allah.
Rasul Paulus kemudian menunjukkan bahwa berkat yang dijanjikan kepada Abraham menjangkau lebih luas lagi. Melalui iman, orang percaya menjadi bagian dari keluarga iman Abraham. Janji tentang berkat bagi bangsa-bangsa pun mencapai puncaknya melalui Yesus Kristus.
Karena itu, kisah Abraham bukan hanya cerita tentang seorang tokoh ribuan tahun lalu. Iman Abraham menunjukkan bagaimana kita dapat tetap percaya kepada janji Tuhan, bahkan ketika penggenapannya belum terlihat.
Janji Tuhan ini bukan hanya menjadi pengharapan bagi Abraham, tetapi melalui iman kepada Kristus, kita juga dapat hidup dalam berkat dan pengharapan yang Tuhan sediakan. Maukah kamu mengimani janji Tuhan dalam hidupmu dan bagi generasi setelahmu?
Jika kamu ingin mengenal lebih dalam janji Tuhan, sedang bergumul untuk mempercayainya, atau ingin didoakan secara pribadi, kamu bisa menghubungi layanan doa Sahabat24. Tim Sahabat24 siap mendengarkan ceritamu, melayani, dan mendoakanmu.
Kamu bisa menghubungi kami sekarang, klik tombol Live Chat di pojok kanan bawah.
Sumber : Berbagai sumber | Jawaban.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!