Di Zaman Poligami, Pria Ini Tetap Pilih Punya Satu Istri Hingga Puluhan Tahun Pernikahan

Fakta Alkitab / 7 September 2026

Di Zaman Poligami, Pria Ini Tetap Pilih Punya Satu Istri Hingga Puluhan Tahun Pernikahan
Sumber: Jawaban Channel
Aprita L Ekanaru Official Writer
2481

Di zaman ketika memiliki banyak istri dianggap wajar, bahkan menjadi simbol status dan kekuasaan, ada satu tokoh Alkitab yang memilih jalan yang berbeda. Ia tidak memiliki istri kedua, tidak memiliki gundik, dan tidak pernah tercatat mencari perempuan lain. Namanya Ishak, putra Abraham.

Fakta ini sering terlewat karena kita lebih sering mendengar kisah Abraham, Yakub, Daud, atau Salomo. Padahal, jika diperhatikan dengan saksama, Ishak adalah satu-satunya patriark yang hanya memiliki satu istri sepanjang hidupnya, yaitu Ribka.

 

BACA JUGA: Jika Tuhan Baik, Kenapa Dosa Masih Ada?

 

Yang membuat kisah ini semakin menarik bukan hanya karena Ishak setia kepada satu perempuan. Cara ia memperlakukan Ribka juga sangat berbeda dari gambaran umum budaya pada zamannya.

Dalam Kejadian 24:67, Alkitab mencatat bahwa Ishak mengasihi Ribka. Ini adalah salah satu penyebutan kasih suami kepada istri yang paling jelas dalam Perjanjian Lama. Ketika Ribka tidak kunjung memiliki anak, Ishak tidak mencari perempuan lain sebagai solusi. Ia justru berdoa kepada Tuhan bagi istrinya.

Bahkan puluhan tahun setelah pernikahan mereka, Alkitab masih mencatat momen yang menunjukkan kedekatan mereka sebagai suami dan istri. Di tengah budaya yang sangat patriarkal, hal tersebut bukan sesuatu yang biasa.

Kisah Ishak dan Ribka juga mengingatkan bahwa kasih dalam pernikahan bukan hanya soal memulai hubungan dengan baik, tetapi juga tentang menjaganya tetap hidup dari waktu ke waktu. Hal ini selaras dengan pesan yang juga terlihat dalam Kidung Agung, kitab yang menggambarkan kasih antara suami dan istri sebagai sesuatu yang berharga, perlu dipelihara, dan diungkapkan.

Alkitab menunjukkan bahwa kasih yang sehat tidak dibangun hanya dengan perasaan. Kasih membutuhkan pengorbanan, perhatian, dan kesediaan untuk terus mengenal pasangan lebih dalam. Seseorang tidak berhenti belajar tentang pasangannya hanya karena sudah menikah bertahun-tahun.

Namun kisah Ishak dan Ribka juga menyimpan sebuah pelajaran penting. Pernikahan yang dimulai dengan kasih yang indah tetap membutuhkan perhatian. Sebab hubungan yang pernah begitu dekat bisa perlahan kehilangan kedalamannya ketika pasangan berhenti sungguh-sungguh hadir satu bagi yang lain.

 

BACA JUGA: Kalau Tuhan Baik, Kenapa Hidup Masih Terasa Berat?

 

Apa yang membuat Ishak berbeda dari tokoh-tokoh Alkitab lainnya? Dan pelajaran apa yang bisa dipetik dari hubungan Ishak dan Ribka tentang kesetiaan, kasih, dan pernikahan yang bertahan lama?

Tonton video Fakta Alkitab selengkapnya di bawah ini untuk mengetahui kisah lengkap Ishak dan Ribka serta pelajaran berharga yang masih relevan bagi pernikahan masa kini.

Sumber : Jawaban Channel
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?