Gempa Terkuat Kolombia dalam 10 Tahun Tewaskan Ratusan Orang, Menara Katedral Ikut Runtuh

News / 11 August 2026

Gempa Terkuat Kolombia dalam 10 Tahun Tewaskan Ratusan Orang, Menara Katedral Ikut Runtuh
Sumber: CBN News Internasional
Claudia Jessica Official Writer
3050

Gempa Kolombia berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah barat negara itu pada Senin dan menewaskan sedikitnya 111 orang. Badan Geologi Kolombia menyebut gempa ini sebagai gempa dengan magnitudo tertinggi yang tercatat di negara tersebut dalam satu dekade terakhir.

Guncangan kuat merusak ratusan bangunan di sejumlah kota, termasuk Pereira, Cali, Quibdo, dan Manizales. Di Manizales, salah satu menara katedral bergaya neo-Gotik dilaporkan runtuh dan jatuh ke bagian utama bangunan gereja.

Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella langsung menetapkan status darurat untuk mempercepat proses penanganan dan pemulihan.

“Kalian tidak sendirian. Negara hadir dan sedang bertindak,” kata de la Espriella.

 

BACA JUGA: Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Operation Blessing Kirim Bantuan Darurat

 

Korban Tersebar di Sejumlah Wilayah

Pusat gempa Kolombia berada di San Jose Del Palmar, wilayah Choco, sekitar 400 kilometer sebelah barat Bogota. Survei Geologi Amerika Serikat atau USGS mencatat gempa terjadi pada kedalaman sekitar 107 kilometer.

Sedikitnya 40 orang dilaporkan tewas di wilayah Risaralda, sementara 27 korban meninggal ditemukan di Valle del Cauca. Korban lainnya dilaporkan berada di Choco, Caldas, dan Antioquia.

Di Cali, pemerintah setempat menyebut warga masih terjebak di sedikitnya 19 bangunan yang runtuh. Tim penyelamat bersama warga terus mencari korban di antara puing-puing.

Seorang sopir taksi di Cali, Jorge Moncayo, menggambarkan kuatnya guncangan yang ia rasakan.

“Seluruh rumah saya berguncang. Saya belum pernah mengalami gempa sekuat ini,” katanya. “Kami bersyukur kepada Tuhan karena masih hidup.”

 

BACA JUGA: Gempa M 7,7 Guncang Sulawesi Utara, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami

 

Gempa Susulan dan Penerbangan Dihentikan

Setelah guncangan utama, dua gempa susulan dengan magnitudo 2,8 dan 4,8 tercatat. Kekhawatiran terhadap gempa susulan membuat pemerintah Manizales meminta warga tetap berada di luar bangunan untuk sementara waktu.

Aktivitas penerbangan juga sempat dihentikan di sejumlah bandara, termasuk Manizales, Quibdo, Armenia, Cartago, Buenaventura, dan Pereira.

Wilayah Choco yang menjadi pusat gempa berada di kawasan Pasifik Kolombia dan termasuk dalam jalur Cincin Api. Kondisi geografisnya juga menjadi tantangan karena banyak daerah pedesaan hanya dapat dijangkau menggunakan perahu atau pesawat.

Pemerintah Kolombia masih terus mendata kerusakan dan korban. Dukungan serta tawaran bantuan juga mulai berdatangan dari sejumlah negara dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

 

BACA JUGA: Tim Kemanusiaan CBN Mendukung Pelatihan Siaga Bencana Gereja di DI Yogyakarta

 

Sulit membayangkan besarnya kehilangan yang sedang dirasakan banyak orang di Kolombia saat ini. Kiranya Tuhan memeluk seriap orang yang berduka, menguatkan para penyintas, dan memberi kekuatan bagi setiap orang yang masih berjuang di tengah proses evakuasi dan pemulihan.

 

Sumber : CBN News International
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?