Elon Musk mengumumkan rencana ambisius untuk membuat film The Odyssey versi Full AI. Film tersebut ditargetkan selesai sebelum akhir 2026 dan akan dibuat melalui Grok Imagine, platform pembuat gambar serta video berbasis AI milik xAI.
Rencana itu disampaikan Musk melalui akun X miliknya setelah membagikan cuplikan adegan The Odyssey yang dibuat menggunakan AI. Dalam unggahannya, Musk mengeklaim versi tersebut akan dibuat lebih akurat secara sejarah dan tetap setia terhadap karya epik Homer.
“Sebelum tahun ini berakhir, Grok Imagine akan membuat film berdurasi penuh dari The Odyssey yang akurat secara historis dan setia pada seni Homer,” tulis Musk.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada tanggal rilis spesifik yang diumumkan. Musk baru memberikan target bahwa film tersebut akan selesai sebelum penghujung 2026.
Cuplikan The Odyssey Versi AI
Elon Musk membagikan video The Odyssey berdurasi tiga menit. Cuplikan itu menampilkan percakapan antara Calypso dan Odysseus, dua karakter penting dalam kisah The Odyssey.
Adegan tersebut dibuat menggunakan Grok Imagine, teknologi yang memungkinkan pengguna menghasilkan gambar, mengeditnya, lalu mengubah gambar diam menjadi video animasi.
Musk berambisi ingin menunjukkan bahwa teknologi tersebut mampu digunakan untuk mengembangkan film dengan durasi panjang. Selain film berbasis AI, Musk juga merespons positif usulan penggemar yang mengusulkan proyek live-action terpisah.
Dalam usulan tersebut, Mel Gibson direkomendasikan untuk menjadi sutradara, dengan kapal, baju zirah, senjata, pemilihan aktor, dan dialog berbahasa Yunani Homerik yang dibuat sedetail mungkin.
Menanggapi ide itu, Musk menjawab singkat, “Aku setuju.”
Muncul Setelah Musk Mengkritik Film Christopher Nolan
Pengumuman ini muncul di tengah kritik Musk terhadap adaptasi The Odyssey garapan Christopher Nolan. Film tersebut mulai tayang di bioskop Amerika Serikat pada 17 Juli 2026 dan 15 Juli 2026 di Indonesia.
The Odyssey versi Nolan dibintangi Matt Damon sebagai Odysseus, bersama Tom Holland, Anne Hathaway, Robert Pattinson, Samantha Morton, Zendaya, dan Lupita Nyong’o.
Meski menuai kontroversi soal pemilihan pemeran dan pendekatan ceritanya, film itu disebut meraih pendapatan lebih dari 300 juta dolar AS secara global dalam pekan pertama.
Musk sebelumnya ikut mengkritik keputusan Nolan memilih Lupita Nyong’o untuk memerankan Helen dari Troy sekaligus Clytemnestra. Kritik serupa juga disampaikan sejumlah komentator konservatif yang menilai pemilihan pemeran tersebut.
Akankah Film AI Ini Benar-Benar Terwujud?
Rencana Elon Musk membuat The Odyssey versi full AI tentu menarik perhatian karena dapat menjadi salah satu eksperimen terbesar dalam produksi film berbasis kecerdasan buatan. Namun, publik masih perlu menunggu apakah proyek itu benar-benar dapat diselesaikan sebelum akhir 2026.
Belum diketahui pula apakah film tersebut akan dirilis di bioskop, platform streaming, atau langsung melalui layanan milik Musk. Untuk saat ini, satu-satunya jadwal yang diberikan adalah target perilisan sebelum pergantian tahun.
Apakah kamu menantikan The Odyssey versi Full AI?
Sumber : Berbagai sumber | Jawaban.comIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!