Sepanjang Hidup Simpan Dendam Pada Ayah, Thessa Akhirnya Merasakan Kasih Pertama Kalinya

Media Program / 4 August 2026

Sepanjang Hidup Simpan Dendam Pada Ayah, Thessa Akhirnya Merasakan Kasih Pertama Kalinya
Sumber: YouTube Solusi TV
Claudia Jessica Official Writer
1917

Thessa Anggun tumbuh dengan luka yang tidak mudah ia ceritakan kepada siapa pun.

Sejak kecil, ia hidup bersama nenek dan kakeknya setelah orang tuanya bercerai. Meski mereka merawatnya, Thessa tetap merasa ada ruang kosong yang tidak bisa digantikan. Ia rindu memiliki ayah dan ibu yang benar-benar hadir, tetapi kenyataan hidupnya berbeda.

Dari pengalaman itu, Thessa mulai menyimpan kemarahan. Ia merasa tidak diperlakukan seperti anak yang diinginkan. Bahkan, kata-kata yang ia dengar sejak kecil membuatnya semakin yakin bahwa hidupnya tidak seberuntung anak-anak lain.

“Saya memilih untuk tidak dikasihani. Saya memilih untuk tetap hidup dengan dendam,” ungkap Thessa.

 

BACA JUGA: Saat Luka Dipulihkan dan Kutuk Dipatahkan, Kisah Anak yang Memilih Mengampuni Ibunya

 

Kemarahan itu terutama tertuju kepada ayahnya. Dalam pikirannya, sang ayah harus merasakan apa yang ia rasakan. Luka itu akhirnya mendorong Thessa masuk ke dalam keputusan-keputusan yang membuat hidupnya semakin kosong.

“Saya berpikir bahwa saya harus menjadikan ayah saya juga merasakan apa yang saya rasakan,” katanya.

Puncak dari luka itu terjadi ketika pada tahun 2019, Thessa mendapat kabar bahwa ayahnya sedang koma. Ia datang ke rumah sakit dan melihat ayahnya sudah tidak sadarkan diri. Di dekat telinga sang ayah, Thessa mengungkapkan rasa kecewa yang selama ini ia simpan.

Namun tidak lama setelah pertemuan itu, ayahnya meninggal dunia. Bukannya selesai, luka Thessa justru terus terbawa. Ia tetap memilih hidup dengan dendam dan kehampaan.

 

BACA JUGA: Ibunya Dibunuh Oleh Orang Terdekat, Bagaimana Isman Kurniawan Melepaskan Pengampunan?

 

Tahun 2024, ketika mulai bekerja, Thessa menghadapi masalah yang membuatnya semakin tertekan. Ia tidak terbiasa berbagi beban, karena tidak ingin dikasihani. Sampai suatu hari, ia menemukan sebuah tayangan kesaksian di YouTube dan menghubungi layanan doa.

Saat didoakan, sesuatu yang berbeda mulai ia rasakan.

“Tuhan itu tidak pernah melihat kita seperti apa. Melihat kita sebagai manusia yang istimewa,” kenangnya.

Dari situlah perjalanan Thessa mengenal kasih Tuhan dimulai. Ia bertemu orang-orang yang menerimanya, belajar mengenal Yesus, hingga akhirnya mengambil keputusan besar dalam hidupnya.

 

BACA JUGA: Saat Rumah Tangganya Hancur, Satu Percakapan Mengubah Hidup Yohan

 

Bagaimana Tuhan bekerja dalam kehidupan Thessa dan melepaskan dendamnya kepada Sang Ayah? Saksikan kisah lengkap Thessa Anggun di YouTube Solusi TV.

 

Sumber : YouTube Solusi TV
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?