Dulu Hidupnya Dikuasai Judi dan Utang, Rifki Menemukan Harapan Baru dalam Yesus

Impact Story / 31 July 2026

Dulu Hidupnya Dikuasai Judi dan Utang, Rifki Menemukan Harapan Baru dalam Yesus
Sumber: Jawaban.com
Aprita L Ekanaru Official Writer
2506

Setelah bertahun-tahun hidup dalam lingkungan pesantren, Rifki Lingga Saputra mengira kebebasan adalah kesempatan untuk melakukan apa pun yang sebelumnya tidak bisa ia lakukan. Ketika kembali bergaul dengan teman-temannya, ia mulai mengenal rokok, minuman keras, hingga perjudian.

 

BACA JUGA: Dari Luka Penolakan, Menemukan Damai di Dalam Tuhan

 

Awalnya, semua itu terasa seperti kebebasan. Namun, tanpa disadarinya, kebiasaan tersebut perlahan menghancurkan hidupnya.

“Ketika saya sudah selesai dari pesantren dan bertemu teman-teman, saya merasa ada kebebasan dan lepas. Di situlah awal kehancuran saya,” ungkap Rifki.

Demi mendapatkan uang untuk berjudi dan membeli minuman, Rifki mulai menggunakan pinjaman online. Ia juga meminjam uang kepada teman dengan berbagai kebohongan dan menyembunyikan kondisi sebenarnya dari keluarga.

Puncaknya terjadi pada 2024. Utang menumpuk, hubungan dengan keluarga rusak, dan kepercayaan orang-orang kepadanya menghilang. Rifki merasa tidak lagi memiliki tempat untuk bersandar. Bahkan, ia sempat berpikir untuk mengakhiri hidupnya.

Sebuah tawaran pekerjaan kemudian membawanya meninggalkan Bandung dan pindah ke Tangerang. Di tempat baru, Rifki berusaha memperbaiki diri dengan bekerja, berolahraga, membaca buku, dan berdoa. Namun, segala usaha tersebut belum mampu mengisi kehampaan di dalam hatinya.

“Saya berusaha memperbaiki semuanya, tetapi tetap merasa ada yang kurang. Hati saya tetap tidak damai,” katanya.

Pada September 2025, Rifki mengalami sebuah mimpi yang tidak biasa. Ia melihat sosok bercahaya putih mendekatinya, memegang tangannya, lalu berkata, “Yesus akan menyelamatkanmu.”

Sekitar satu minggu kemudian, Rifki kembali bermimpi berada di sebuah gedung yang indah. Di sana ia melihat salib, mimbar, dan altar. Dua pengalaman tersebut mendorongnya mencari tahu tentang Yesus, meskipun sebelumnya ia tidak pernah mempelajari kekristenan.

Rifki mulai mendengarkan khotbah melalui YouTube. Ia juga membeli Alkitab secara diam-diam dan membacanya pada pukul satu atau dua dini hari, ketika seluruh penghuni mes telah tidur.

Melalui firman Tuhan, Rifki belajar bahwa ia tidak harus menunggu hidupnya sempurna untuk datang kepada Tuhan. Ia justru menemukan bahwa Tuhan bersedia menerima, menolong, dan memulihkan seseorang yang datang dengan hati hancur.

Pelajaran itu mulai Rifki terapkan dalam kehidupannya. Ketika keluarganya menolak keputusan imannya, ia tidak lagi merespons dengan emosi. Ia memilih menangis dalam doa, menyerahkan ketakutannya kepada Tuhan, lalu berbicara kepada keluarga dengan lebih tenang.

Setelah mantap untuk menjadi Kristen, Rifki menemukan tayangan SOLUSI di Instagram kemudian ia menghubungi Layanan Doa Sahabat24. Melalui Layanan Doa Sahabat24 Rifki memperoleh pendampingan, sampai akhirnya menemukan komunitas gereja. Ia kemudian tertanam di GBI Jalan Prof. Dr. Hamka, Ciledug, dan dibaptis pada 3 April 2026.

Kini, Rifki telah berhenti berjudi, merokok, dan mengonsumsi minuman keras. Ia juga menyelesaikan utang-utangnya serta belajar hidup jujur dan bertanggung jawab.

“Saya memang harus mulai dari nol, tetapi saya bersyukur karena masih punya kesempatan untuk membangun hidup baru,” ujarnya.

 

BACA JUGA: Ketika Kegagalan SNBT Menjadi Jalan Tuhan Membentuk Hati Cesi

 

Bagi Rifki, firman Tuhan bukan sekadar pengetahuan. Kebenaran itu memberinya keberanian untuk meninggalkan kehidupan lama, menghadapi penolakan, dan terus melangkah bersama Tuhan.

“Jangan menunggu sempurna untuk datang kepada Tuhan. Biarkan Tuhan yang menolong kita. Tetap setia berdoa, berpegang pada firman-Nya, dan jangan menyerah.”

 

Jika Anda sedang mencari kebenaran, ingin mengenal Yesus lebih dalam, atau memiliki pertanyaan seputar Roh Kudus, keselamatan, atau iman Kristen, Layanan Doa Sahabat24 siap menolong dan mendampingi Anda secara pribadi.

Jangan ragu. Seperti Yusnan, Anda tidak sendirian. Tuhan menyediakan jalan, dan kami siap berjalan bersama Anda.

Sumber : Jawaban.com
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?