Bukan Hanya Anak-Anak yang Berubah, Guru Sekolah Minggu Ini Pun Merasakannya Sendiri

Impact Story / 16 July 2026

Bukan Hanya Anak-Anak yang Berubah, Guru Sekolah Minggu Ini Pun Merasakannya Sendiri
Sumber: Jawaban
Lori Official Writer
1253

Keluarga seharusnya menjadi tempat yang penuh kasih dan dukungan. Namun, dalam kenyataannya, tidak sedikit keluarga yang harus menghadapi konflik internal yang menguji hubungan dan keharmonisan di dalamnya.

Inilah yang terjadi pada keluarga Ibu Juli. Keluarga Ibu Juli pernah mengalami konflik keluarga yang terjadi antara ayahnya dan pamannya sudah lama memperebutkan sebidang tanah peninggalan neneknya, hal ini membuat hubungan mereka berdua sangat renggang.

“Di waktu yang sama, ayah saya dan adiknya – paman saya – sedang memperebutkan tanah peninggalan dari nenek saya di kampung.”

Keluarganya sudah lama berusaha untuk mendamaikan mereka berdua, bahkan sampai membuat adiknya datang ke rumah pamannya memohon untuk tidak bertengkar lagi. Pertengkaran yang hebat ini memuncak sampai ayahnya dengan bersikeras bilang “sampai mati pun saya tidak rela.”

 

Baca Juga: Berawal dari 47 Anak, Pelayanan Ibu Ruth Bertumbuh Jadi Berkat bagi Desa Kecil Ini

 

Saat Ibu Juli mengajar murid sekolah minggu, dia menjelaskan kisah Ratu Ester. Saat menjelaskan kisah Ratu Ester, Ibu Juli juga mempelajari bagaimana Ratu Ester dengan berani menghadap kepada sang raja untuk memberitahu rencana jahat tangan kanan sang raja yang ingin membunuh kaum Yahudi.

“Waktu itu saya sedang mengajar kisah Ester di Sekolah Minggu. Saya teringat bagaimana dengan berani datang menghadap raja untuk memohon, dari situ saya tergerak untuk berani, akhirnya saya membuat video.”

Dari kisah itulah Ibu Juli akhirnya sadar apa yang harus dia lakukan untuk membuat ayahnya dan pamannya damai. Ibu Juli membuat video yang isinya adalah permohonan dia meminta agar ayah dan pamannya untuk berhenti bertengkar karena pertengkaran ini hanya akan menyakiti mereka berdua. 

Setelah mengirim video itu, Ayah dan Pamannya akhirnya sadar akan kesalahan mereka dan meminta maaf kepada satu sama lain, Ibu Juli yang mendapat kabar bahwa ayahnya dan pamannya sudah saling meminta maaf.

“Puji Tuhan, tidak lama setelah itu ayah saya datang ke Jakarta. Dia sudah lebih tenang. Dia cerita-cerita, saya dengarkan. Saya bilang: tidak ada gunanya Bapak memperebutkan itu, tidak ada artinya buat kami. Kami bisa mencari hidup sendiri, kami bisa berusaha. Puji Tuhan, sekarang sudah tidak ada masalah lagi. Ayah dan Paman sudah damai sampai sekarang.” Ucap informasi Ibu Juli setelah mengetahui Ayah dan Pamannya sudah saling meminta maaf.

 

Baca Juga: Dengan Aplikasi CBN Disciple, Mengajar di Sekolah Minggu Menjadi Lebih Mudah dan Seru

 

Kisah Ester tidak hanya merubah keluarga anak-anak, bahkan juga mengubah keluarga guru sekolah minggu yang mengajarnya.

Di tempat lain di Indonesia, ada seorang anak yang belum pernah mendengar kisah seperti yang mengubah keluarga Ibu Juli.

Superbook Layar Tancap hadir untuk menjangkau mereka — di 500 lokasi yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Dengan dukungan Anda, kami bisa hadir di sana dan membawa gelombang transformasi kasih Tuhan bagi anak-anak dan keluarga mereka.

Satu donasi Anda bisa menjadi awal dari kisah transformasi berikutnya.

 

DONASI SEKARANG

 

Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?